Rabu, 12 Juli 2017

Anti Persekusi

Undangan Liputan Diskusi Publik

"Jerat Pasal Penodaan Agama: Dari Kaesang, Aking, sampai Dokter Otto"

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyatakan bahwa polisi resmi menghentikan penyelidikan pelaporan terhadap Kaesang Pangarep yang dilaporkan di antaranya dengan Pasal 156a KUHP tentang Penodaan Agama.

Tetapi pada kasus lainnya, Polri tetap melanjutkan. I56a yang menjerat Aking Saputra terus bergulir. Ahok dibui 2 tahun. Dokter Otto Rajasa ditahan dan Senin lalu (10/7/'17) Jaksa Penuntut Umum Rahmad Isnaini menuntut 3 tahun penjara dan denda 50 juta subsider 3 tahun penjara. 3 mantan petinggi eks-Gafatar masih dipenjara sampai 5 tahun.

Mengapa pasal karet ini terus dibiarkan menindas hak dasar warga untuk berpendapat dan berekspresi? Bagaimana negara mudah sekali memenjarakan warga yang berpikir kritis tentang agama atau pemuka agama di media sosial?

Mari diskusi bersama dengan:

1. Dr. Rumadi Ahmad: ahli 156a KUHP tentang Penodaan Agama, Dosen Syariah UIN Jakarta dan Ketua Lakpesdam NU

2. Damar Juniarto ahli demokrasi digital, Koordinator Regional SAFEnet

3. Sigit Widodo: pakar IT, Direktur Operasional Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI)

4. Asfinawati: advokat publik kasus-kasus Penodaan Agama, Ketua YLBHI

5. KH. Imam Nakha'i M.Ag: Saksi Ahli Agama Dokter Otto Rajasa, Pesantren Salafiyah Safi'iyah Situbondo dan Komosioner Komnas Perempuan

Waktu: Kamis, 13 Juli 2017 pkl. 10.00 WIB - makan siang

Tempat: LBH Jakarta, Jl. Diponegoro 74 Jakarta Pusat

Demikian undangan ini kami buat. Kehadiran media atau jurnalis untuk meliput dan keterlibatan aktif Ibu/Bpk dan rekan-rekan dalam diskusi publik ini sangat diharapkan untuk mengawal penegakan hukum yang adil demi membebaskan hak berpendapat dan berekspresi segenap warga.

Koalisi Anti Persekusi
CP: Marika Rahman 081281507331

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.