Jumat, 05 Mei 2017

Uang dari Tuhan

Ahong sangat ingin melanjutkan sekolah, tetapi orang tuanya tidak mempunyai uang untuk membiayai sekolahnya. Lagipula ibunya yang sedang sakit membutuhkan biaya untuk membeli obat. Akhirnya dia memutuskan untuk menulis surat kepada Tuhan :

  Kepada Yth

  Tuhan

  di Surga

  Tuhan yang baik, saya mau melanjutkan sekolah, tapi orang tua saya tidak punya uang. Ibu saya juga sedang sakit, mau beli obat.

  Tuhan saya butuh uang Rp 200.000 untuk beli obat ibu, Rp 200.000 untuk membayar uang sekolah, Rp 100.000 untuk membayar uang seragam, dan uang buku Rp 100.000

  Jadi semuanya Rp 600.000

  Terima kasih Tuhan, saya tunggu kiriman uangnya.

  Dari : Ahong

Ahong pun pergi ke kantor pos untuk mengirim suratnya.

Membaca tujuan surat tersebut, petugas kantor pos merasa iba melihat Ahong, sehingga tidak tega mengembalikan suratnya. Bingung mau dikemanain surat itu, akhirnya petugas pos itu menyerahkannya ke kantor polisi terdekat.

Membaca isi surat itu, Komandan Bagol merasa iba dan tergerak hatinya untuk menceritakan hal tersebut kepada anak buahnya. Walhasil, para polisi pun mengumpulkan dana untuk diberikan ke Ahong, tetapi dana yang terkumpul hanya Rp 550.000,-

Sang Komandan Bagol pun memasukan uang yang terkumpul ke dalam amplop, menuliskan keterangan : ”Dari Tuhan di Surga" dan menyerahkan ke anak buahnya untuk dikembalikan ke Ahong.

Menerima uang tersebut, Ahong merasa sangat senang permintaannya terkabul, walaupun yang diterima hanya Rp 550.000,-.

Ahong pun bergegas mengambil kertas dan pensil, dan mulai menulis surat lagi :

TERIMA KASIH TUHAN, TAPI LAIN KALI KALO MAU KIRIM UANG, JANGAN LEWAT POLISI, KARENA KALO LEWAT POLISI DI POTONG         RP 50.000,-

😱😅😩😅😅😲😛😂😃

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.