Sabtu, 13 Mei 2017

Jangan Tinggalkan

Jangan tinggalkan Jokowi. Itu adalah benteng terakhir pertahanan kita.

Saya minta kita semua bisa meluruskan dan membantu memberikan penjelasan kepada orang yang menjelek-jelekkan Jokowi bahwa dia lemah.

Tolong jelaskan kepada mereka bahwa legislatif dan yudikatif (pengadilan) tidak tunduk pada pemerintah (Jokowi). Jadi Jokowi tidak bisa intervensi karena itu inkonstitusional. Ini yang sedang ditunggu-tunggu oleh kubu sebelah sana. Begitu ada bukti kalau Jokowi atau staf/menterinya/Polri memerintahkan sesuatu yang mencampuri pengadilan, maka mereka akan melakukan impeachment/pemakzulan kepada Jokowi seperti dulu pada Gus Dur. Prabowo, Kubu KMP ditambah SBY dan Cendana akan langsung bergerak. Ini sangat berbahaya. Apakah kalian mau Prabowo menjadi presiden RI? Mungkin ada yang nanya kok dulu Presiden Soeharto bisa mengkontrol semua? Karena dia adalah pemimpin yang tiran dan untuk itu dulu dia punya Prabowo untuk menculik orang-orang yang berseberangan dengan dia. Jokowi bukan orang seperti dia dan kita tidak mau Jokowi seperti itu. Saya yakin Jokowi adalah orang baik dan walaupun diberikan kekuasaan mutlak pun, dia tidak akan melakukannya (wong anaknya saja hanya jualan martabak, padahal kalau dia mau, dia bisa buat anak-anaknya jadi seperti Ibas atau anak-anak Cendana). Walaupun Jokowi baik, kalau sampai dia mengambil jalan Soeharto, itu akan menjadi preseden buruk dan setelah Jokowi turun nanti akan melahirkan tiran baru seperti Soeharto.

Banyak juga teman-teman kita yang kecewa dan terpancing mengatakan bahwa dia akan pindah keluar negeri atau tidak mau pulang ke Indonesia atau mau jadi golput saja di 2019. Ini justru yang diinginkan oleh kubu sebelah sana. Mengadu domba antara pendukung Ahok dengan pendukung Jokowi. Kalau ini sampai terjadi, sia-sialah perjuangan Ahok untuk melahirkan pemerintahan yang bersih. Ahok sendiri pasti tidak mau itu terjadi, dia pasti lebih rela dipenjara daripada mengkhianati Jokowi karena mereka berdua sama-sama satu visi memajukan Indonesia, sama-sama bersih, jujur dan tidak KKN.

Menjadi golput bukanlah pilihan. Kalau dulu mungkin pilihannya sama-sama korup, sekarang kita diberi Tuhan anugrah sehingga kita bisa memilih antara yang jahat, kotor dan rasis dengan yang baik, bersih dan bhinneka. Kita HARUS aktif memilih kubu yang baik, kalau tidak, Voldemort yang akan menang.
Kita harus "stay" disini dan aktif berpihak supaya jangan sampai orang BENER makin dikit dan makin dikit. Sekarang saja sudah 42% against 58%, apalagi kalau sampai golput. Saya yakin banyak dari kalangan golput kemarin yang sekarang menyesal setelah Ahok kalah.

Jangan tinggalkan Jokowi. Selama saya hidup, baru sekarang saya merasa kita punya presiden yang JELAS dan BERANI melakukan perubahan pemerintahan yang bersih. Coba renungkan lagi apakah perkataan saya ini benar atau tidak.

Jangan tinggalkan Jokowi. Itu adalah benteng terakhir pertahanan kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.