Kamis, 25 Mei 2017

Dialog Film

Apakah kita termasuk yang relevan atau dogmatis?

aku ambil dari dialog film ya ( pasti tau kok ini film apa )

Begini dialognya :

“Apakah sebelumnya engkau pernah berperang?”

“Ya, di kavaleri berkuda.”

“Melawan siapa dan membela siapa kamu berperang?”

“Membela seorang pemimpin melawan pemimpin lainnya, untuk tujuan yang tak dapat ku ingat.”

“Kali ini permainannya lebih menarik. Kita membela tuhan yang satu melawan tuhan yang lainnya. Bayarannya pun proposional.”

                            --------0-------

Tuhan yang satu melawan tuhan yang lainnya?
Dogma “kebenaran” yang satu melawan dogma “kebenaran” lainnya?
Agama yang satu “membunuh” agama yang lainnya?

Bagaimana setelah itu kita menyadari bahwa motif yang melandasi ‘perang suci’ itu adalah ekonomi dan politik? provokasi​ ideologi? manipulasi agama?

yang penting "bayarannya pun proporsional"

“Tuhan akan mengerti. Dan jika dia tidak, maka dia bukan Tuhan dan kita tidak perlu khawatir.”

( yg bertanda ".." adalah kutipan dari dialog film )

jadi relevankah kamu?

Allah maha pengasih dan penyayang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.