Jumat, 05 Mei 2017

Bonga-bonga

Suatu hari, 2 pemuda : Ahong dan Bagol - tersesat di dalam hutan, ternyata mereka memasuki daerah terlarang suku setempat. Kemudian oleh penduduk setempat, mereka dibawa ke rumah kepala suku untuk diberikan hukuman.

Kepala suku: 

... "Kalian telah memasuki daerah terlarang, kalian harus dihukum! 
Kamu, Ahong, kamu memilih bonga-bonga atau hukuman mati?"

Ahong berpikir, bonga-bonga apaan ya? Ah, daripada mati, mendingan bonga-bonga aja.

"Saya pilih bonga-bonga!" kata Ahong.

"Pengawal..." kata kepala suku. 
"bonga-bonga dia!!!"

Ahong kemudian dibawa ke suatu tempat. Disitu dia ternyata pantatnya dimasukin pentungan rotan.

Setelah Ahong kembali, Bagol bertanya pada Ahong,

"Apa itu bonga-bonga?" 

Ahong menjawab,

"Jangan mau dibonga-bonga tar pantat lu disodok pentungan rotan gede, lebih baik mati!!!"

"What? anjirrr PARAH gila!!!" jawab Bagol.

Kepala suku : 
"Dan kamu !!" (menunjuk Bagol)
"Kamu pilih bonga-bonga atau hukuman mati ???"

Bagol:
"Lebih baik saya mati daripada dibonga-bonga."

Kepala suku: 
"Baiklah! kalau begitu" 
"Pengawal... bonga-bonga dia sampe MATI !!!"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.