Jumat, 28 April 2017

Sirik Bunga

*Pak JK Kok Ikut Sirik Sama Bunga?*

Kepada yth: Bapak Jusuf Kalla

Nasihat Bapak ttg papa bunga cukup masuk akal. ±4.000 papan bunga X minimal 500.000 = 2M. Sangat berguna bila disalurkan untuk fakir miskin.
SETUJU PAK.

Tapi BUNGA kan bagus Pak, menghiasi kota, menebar cinta kasih, tidak memerlukan puluhan ribu personil TNI dan Polri u/ mengamankannya, tidak membuat kemacetan, tidak membuat keresahan dan ketakutan.

Perhitungan saya ttg 2x demo besar tgl 411 dan 212 ± dihadiri 600.000 orang dari berbagai wilayah di tanah air.
Jika dihitung secara hemat, pengeluaran aksi damai itu, berikut rinciannya.

Kita asumsikan 50% dari DKI dan sekitarnya, 40% dari Pulau Jawa dan 10% dari luar Jawa, maka:
- 300.000 orang DKI dan sekitarnya memerlukan transport dan makan ± 20.000/orang = Rp 6M.
Belum lagi kerugian ekonomi akibat 300.000 orang tak bekerja x Rp 100.000/hari/orang = Rp30M.
Total Rp 36M.

- 240.000 orang dari Pulau Jawa memerlukan transport dan makan ± 150.000/orang = Rp 36M. Gara-gara tak bekerja ± 2 hari (perjalanan jauh) x Rp 150.000/2hari/orang = Rp 36M.
Total Rp 72M.

- 60.000 orang dari luar Pulau Jawa memerlukan transport dan makan ± 300.000/orang = Rp 18M. Gara-gara tak bekerja ± 3 hari (perjalanan jauh) x Rp 200.000/3hari/orang = Rp 12M.
Total Rp 30M.

Total Rp 138Milyar.

Manfaat?
Timbulkan biaya pengamanan yg amat besar.
Timbulkan keresahan dan kekuatiran investor yg pastinya lebih besar lagi kerugiannya. Asumsi Grand Total 500 Miliar.

Duit segitu akan sangat banyak membantu rakyat miskin dan anak yatim dalam jumlah besar. Dimana suara Bapak saat itu?

Bela agama boleh begitu? Tanpa tabayun itu BENAR? Ahok bukan manusia bodoh yg mau-maunya menghina suara mayoritas yg menentukan kemenangan dalam Pilkada.

Hati tulus membantu fakir miskin tentu tak perlu menundang Penceramah dari India yg sangat ANEH, krn tak konsisten dalam tafsiran antara sebelum diundang dan pada saat diundang.

Daripada mengundang provokator kayak gitu, bagus uangnya u/ bantu fakir miskin toh Pak?

Rambut sama hitam, hati orang siapa yg tahu? Surga dan neraka ditentukan dari sikap selama hidup. Gitu, Pak JK!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.