Kamis, 20 April 2017

Ginger

kucing saya, si Ginger [baca: jinjer] hilang. 
ini membuat sedih, bukan karena hilangnya, tapi memikirkan siapa yang sanggup memberi makan dia, karena dia makannya rakus, dengan porsi besar. 
Ginger seolah cerminan dari semangat hidup yang besar. badannya berat, dengan otot yang liat, serta taringnya yang kokoh, membuat saya iri. 
saya takut dia kelaparan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.