Rabu, 26 April 2017

Anjing

Alkisah ada seorang Raja yg memiliki 10 anjing ganas untuk menghukum orang yang bersalah.

Jika sang Raja tidak berkenan maka orang yang salah akan dilempar ke kandang agar dicabik oleh anjing² ganas tsb.

Suatu hari seorg Menteri membuat keputusan salah dan murkalah Raja. Maka diperintahkan agar sang Menteri dimasukkan ke kandang anjing ganas.

Menteri berkata: "Paduka, saya telah mengabdi padamu selama 10 tahun, tapi Paduka tega menghukumku begini. Atas pengabdianku selama ini saya hanya minta waktu penundaan hukuman 10 hari saja".

Sang Raja pun mengabulkannya. Sang Menteri bergegas menuju kandang anjing² tsb dan meminta izin kepada penjaga utk mengurus anjing²nya.

Ketika ditanya untuk apa? Maka dijawab: "Setelah 10 hari nanti engkau akan tahu''. Karena tahu itu Menteri maka diizinkan.

Selama 10 hari itu sang Menteri memelihara, mendekati, memberi makan bahkan akhirnya bisa memandikan anjing² tsb hingga menjadi sangat jinak padanya.

Tibalah waktu eksekusi, disaksikan Raja dimasukkanlah sang Menteri ke kandang anjing,  Raja kaget saat melihat anjing² itu justru jinak padanya.

Maka dia bertanya apa yg telah dilakukan Menteri pada anjing² tsb?

Jawab Menteri: "Saya telah mengabdi pada anjing² ini selama 10 hari dan mereka tidak melupakan jasaku."

Terharulah Raja, meleleh airmatanya lalu dibebaskanlah sang Menteri dari hukuman dan dimaafkan.

Sahabatku,
Hikmah dari cerita di atas adalah:

Agar kita tidak mudah mengingkari dan melupakan kebaikan2 yang kita terima dari orang² terdekat  kita, hanya karens kejadian sesaat yang tidak mengenakkan.

Jangan mudah menghapus kenangan yang telah terukir dan persahabatan yang telah terjalin bertahun lamanya hanya karena hal² kecil yang kurang kita sukai darinya saat ini.

Mencari teman itu lebih mudah daripada mendapatkan sahabat.

Jagalah persahabatan yang ada dengan baik karena menjaga persahabatan itu jauh lebih sulit dari mendapatkannya..

🙏😇🕋😇🙏🏻

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.