Minggu, 30 April 2017

Akun Pertemanan

Facebook anda ingin diterima sebagai teman, ada syarat-syaratnya:

Kadang-kadang seseorang ingin menerima pertemanan dari orang-orang yang dia kenal secara fisik saja (copy darat). Atau ingin berteman dengan orang yang "sudah terkenal".

Namun ada juga orang mau meng-accept pertemanan dari orang yang tidak ia kenal sama sekali, namun ada syaratnya:

1. Akun Facebook yang ingin berteman mempunyai photo profile, bukan blank.
2. Dia mempunyai kehidupan, ada foto-foto tentang kegiatannya, kalau dia seniman, ada karya-karya yang ditampilkan, ada foto-foto bersama teman atau keluarganya.
3. Sebaliknya kalau dalam foto akun facebook tersebut hanya ditampilkan dirinya melulu seorang diri, tanpa kegiatan - itu pun bukan calon teman yang menarik.
4. Ada juga akun facebook yang isinya cuma foto-foto yang tidak terkait dengan dirinya atau kegiatannya. Walau akun itu terlihat penuh, tetapi tidak ada isinya. Tidak menarik.
5. Ada akun facebook yang kosong, cuma photo profile dan selanjutnya, he/she was born in ..... wah abal-abal bener itu akun.
6. Akun facebook yang tidak mempunyai status atau pendapat, itu juga bukan hal yang menarik untuk diajak pertemanan. 
7. Facebook yang tertera cewek cantik, biasanya nama luar negeri. Di dalamnya ada foto-foto cantik (kadang-kadang foto syuur). Terus kosong. Itu juga abal-abal. Mungkin dia ambil foto-foto tersebut dari internet.
8. Akun yang namanya tidak jelas, seperti "Si Penjinak Wanita", "Hamba Allah", dsb.... sebaiknya ditinggalkan saja.

Testimoni Nita

Lagi, Testimoni Pendukung Ahok Yang Membuat Hati Meleleh 

Pilkada DKI 2017 is personal for me!

Saya Muslim… Alhamdulillah dari lahir… Alhamdulillah dari kecil sudah mengaji, kata alm. Mama waktu kecil mau masuk SD saya punya 2 pilihan sekolah, sekolah swasta biasa atau swasta Kristen. Saya bilang sama Mama aku mau yang biasa aja.

Saya tidak berkerudung, jadi mungkin banyak orang akan memandang saya sebelah mata saat saya bicara ttg Islam, karena memang sebagai manusia we do judge Book from its cover.

Apalagi saat ini, ketika saya menjadi bagian dari Tim Kampanye Rakyat Basuki-Djarot dan dengan bangga memilih nomor 2.

Saya kenal Pak Ahok karena “dipaksa” Allah SWT melalui Ayu Kartika, teman saya yang merupakan Tim Gubernur. Pulang dari Singapore, kemudian membantu Pemprov DKI di bawah Pak Ahok membenahi BPTSP (badan yang memiliki reformasi tercanggih saat ini) dan mengerjakan project Ease Doing Business.

Disini saya merasa terpesona dengan gaya kepemimpinan Pak Ahok dan ketulusan serta kerja keras beliau untuk warga Jakarta.

Sebagai seorang komunikasi profesional yang anti masuk politik dan “pemerintahan”, saat saya masih di Singapore membaca berita ttg hebatnya Gubernur Jakarta Ini, saya berpikir… pencitraan kali ya, masa sih keren gini.

Saat saya bekerja langsung di balaikota bersama Pak Edy Junaedi (Kepala Badan PTSP), saya angkat semua jempol tangan dan kaki plus senyum lebar tidak hanya di bibir tetapi juga hati. I did it pro-Bono karena saya sudah lama haus dengan pemerintahan jenis Ini, dan saya punya harapan besar Jakarta jadi kota yang disegani.

Saat Pak Ahok dituduh menistakan agama, saya sudah kembali ke dunia profesional. Kemudian muncul Anies Baswedan, menteri yang dipecat Pak Jokowi. Sekali lagi Allah SWT “memaksa” saya terjun membantu Pak Ahok-Djarot di kampanye rakyat sebagai PR officer.

Seiring dengan berjalannya masa kampanye, bombardir kampanye gelap menggunakan agama makin membuat saya semangat untuk berjuang bersama ratusan orang lainnya yang cinta Jakarta dan banyak yang dulu nya kayak saya, anti berhubungan sama politik.

Kafir loh Nit!, semoga Nita dapat Hidayah dan memilih pemimpin Moslem!, Nita inget mati loh!, Ya nita aja gak kerudungan Pantes gak ngerti agama! – itu beberapa hujatan yang saya terima dan sebagian dari keluarga terdekat.

HE hE hE They messed up with The wrong person. The More U judge me for something that is not True. The More i am oN fire.

Saya Muslim, tidak berkerudung, tapi Alhamdulillah saya belajar tentang Al-Qur’an dan hadist dengan berbagai guru agama, terutama setelah saya mengalami sendiri betapa sadis nya doktrin agama Islam yang salah, dan itu dimulai dari kepicikan pemikiran bahwa ulama adalah segala2 nya dan orang yang bukan Islam tidak memiliki hak yang sama, tidak boleh berbuat salah dan halal darahnya. Saya adalah a survival Of Bomb Ritz Carlton. So, it’s personal to me!

3 bulan ke psikiater dan menemui berbagai ulama adalah cara healing saya. Saya cuma punya 1 pertanyaan kepada setiap ulama yang saya temui “tunjukkan kepada saya ayat dalam AL-Qur’an dan tulisan dalam Hadist yang mengatakan bunuh diri dan membunuh orang lain in Random places bisa membuat orang tersebut masuk surga?”.

Berbagai jawaban diberikan tetapi ada beberapa hal yang membuat ketenangan di hati saya mulai timbul dan rasa malu saya sebagai orang Islam saat itu berkurang “jihad harus di mulai dari diri kita, AL qur’an dan hadist tidak mengajarkan kita untuk membunuh orang lain tanpa hukum yang jelas.

Ayat dalam AL-qur’an saling terkait satu dengan lain, sehingga mengkaji ayat AL Qur’an harus berkesinambungan. Untuk itulah kita diminta untuk selalu juga melihat hadist, karena hadist adalah bagaimana Rasullullah menginterpretasikan ayat-ayat di AL Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.”

Salah satu kyai yang tinggal di Bogor mengatakan kepada saya : “jangan hanya belajar agama hanya dengan 1 ulama, belajarnya dengan sebanyak2 nya ulama, karena ulama hanya manusia biasa. Belajar dan mengaji dengan hanya 1 ulama sajalah yang akhirnya menjadikan seseorang mengultuskan seorang ulama dan ini bisa menjurus ke Islam yang radikal.

Seperti yang Allah SWT dan Rasullullah Serukan “Belajarlah Sampai ke negeri China” – buka Wawasan kita sebanyak2nya. Jangan pernah merasa kita yang paling hebat dan yang bukan Islam pasti neraka. Karena surga dan neraka hanya milik Allah SWT. Habluminanas – Habluminallah harus selalu seimbang.”

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal (QS Al Hujuraat : 13)

Islam adalah agama yang menyejukkan dan luar biasa Indah dan damai. Ketika seseorang menuding kalau kita memilih gubernur bisa masuk neraka, hanya karena gubernur tersebut Non-Muslim walaupun cara memimpinnya sangat Islami, membangun banyak mesjid, memberikan keadilan sosial bagi masyarakatnya, i felt Like we Are mocking Allah SWT.

Karena Allah SWT Maha Besar, Maha Tau, Maha Pemaaf, Maha Segala-gala nya. Saya malah berpikir sebaliknya. mungkin Allah SWT is mocking us, Indonesia yang katanya negara mayoritas Muslim.

Yang selama ini Gubernur nya selalu orang Islam tetapi kota nya gak maju2 karena cuma status gubernur nya orang Islam , tetapi menjalankan pemerintahan nya tidak Islami. Sekarang gubernur nya non-Islam, tetapi menjalankan pemerintahan dengan cara Islami, sehingga dalam 2 tahun perubahan yang terjadi sangat signifikan.

Mungkin Allah SWT memaksa kita untuk bercermin dan berbenah diri.

Seharusnya para pejabat pemerintahan yang Islam tapi belum Islami merasa malu dan belajar dari Pak Ahok, kemudian menjalankan Pemerintah yang Islami seperti beliau. Maka dengan sangat bangga saya akan memilih pejabat Islam yang Islami tersebut…

So it is personal! karena mereka menggunakan Agama saya yang sangat saya cintai untuk politik dan membohongi masyarakat and Worst… you Are mocking Allah SWT!

Hai para ulama yang mengaku berjuang utk Islam dengan semua serial number demo damai. Saya cuma punya satu pertanyaan simple “apakah kalian tidak malu melihat foto – foto besar kalian ada dimana2 , sesumbar kalian dianiaya, ketika Rasullullah SAW, pemimpin tertinggi Islam tidak mau memiliki gambar satu pun di dunia ini?”

Dear Pak Ahok,
Terima kasih atas keikhlasan bapak untuk mencintai kami tanpa terkecuali, terima kasih atas semua kerja keras bapak dan keberanian bapak pasang badan untuk kami.

Terima kasih untuk semua kemarahan bapak bagi korupsi dan ke tidak adilan, terima kasih untuk melayani kami tanpa henti, terima kasih untuk senyum bapak kepada setiap masyarakat yang datang mengeluh , curhat ataupun berbagi bahagia kepada bapak…

Terima kasih sudah memimpin Jakarta dengan cara yang Islami.

Dear Pak Djarot,
Terima kasih sudah mendampingi gubernur Non-Islam yang Islami ini dengan tulus hati dan tanpa lelah. Terima kasih untuk menjadi contoh seorang Muslim yang seutuhnya….

Warga Jakarta dari lahir
-Nita Kartikasari-

Takdir

Takdir adalah ketentuan suatu peristiwa yang terjadi karena pilihan makhluk itu sendiri*, yang akan dipertanyakan dan dimintai pertanggung jawaban oleh Allah di Mahsyar kelak.

Takdir dalam agama Islam

Umat Islam memahami takdir sebagai bagian dari tanda kekuasaan Tuhan yang harus diimani sebagaimana dikenal dalam Rukun Iman. Penjelasan tentang takdir hanya dapat dipelajari dari informasi Tuhan, yaitu informasi Allah melalui Al Quran dan Al Hadits. Secara keilmuan umat Islam dengan sederhana telah mengartikan takdir sebagai segala sesuatu yang sudah terjadi.

Untuk memahami konsep takdir, jadi umat Islam tidak dapat melepaskan diri dari dua dimensi pemahaman takdir. 
Kedua dimensi dimaksud ialah dimensi ketuhanan dan dimensi kemanusiaan.

Dimensi ketuhanan

Dimensi ini merupakan sekumpulan ayat-ayat dalam Al Quran yang menginformasikan bahwa Allah maha kuasa menciptakan segala sesuatu termasuk menciptakan Takdir.

Dialah Yang Awal dan Yang Akhir ,Yang Zhahir dan Yang Bathin (Al Hadid / QS. 57:3).

Allah tidak terikat ruang dan waktu, bagi-Nya tidak memerlukan apakah itu masa lalu, kini atau akan datang).
Dia (Allah) telah menciptakan segala sesuatu dan sungguh telah menetapkannya (takdirnya) (Al-Furqaan / QS. 25:2)

Apakah kamu tidak tahu bahwa Allah mengetahui segala sesuatu yang ada di langit dan bumi. Sesungguhnya itu semua telah ada dalam kitab, sesungguhnya itu sangat mudah bagi Allah (Al-Hajj / QS. 22:70)

Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya (Al Maa'idah / QS. 5:17)

Kalau Dia (Allah) menghendaki maka Dia memberi petunjuk kepadamu semuanya (Al-An'am / QS 6:149)

Allah menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat (As-Safat / 37:96)

Dan hanya kepada Allah-lah kesudahan segala urusan (Luqman / QS. 31:22). 
Allah yang menentukan segala akibat.

Dimensi kemanusiaan

Dimensi ini merupakan sekumpulan ayat-ayat dalam Al Quran yang meginformasikan bahwa Allah memperintahkan manusia untuk berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mencapai cita-cita dan tujuan hidup yang dipilihnya.

Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia (Ar Ra'd / QS. 13:11)

(Allah) Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun (Al Mulk / QS. 67:2)

Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang Yahudi, Nasrani, Shabiin (orang-orang yang mengikuti syariat Nabi zaman dahulu, atau orang-orang yang menyembah bintang atau dewa-dewa), siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian, dan beramal saleh, maka mereka akan menerima ganjaran mereka di sisi Tuhan mereka, tidak ada rasa takut atas mereka, dan tidak juga mereka akan bersedih (Al-Baqarah / QS. 2:62). 

Iman kepada Allah dan hari kemudian  dalam arti juga beriman kepada Rasul, kitab suci, malaikat, dan takdir.
Barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir... (Al Kahfi / QS. 18:29)

Implikasi Iman kepada takdir

Kesadaran manusia untuk beragama  merupakan kesadaran akan kelemahan dirinya. Terkait dengan fenomena takdir, maka wujud kelemahan manusia itu ialah ketidaktahuannya akan takdirnya. Manusia tidak tahu apa yang sebenarnya akan terjadi. Kemampuan berfikirnya memang dapat membawa dirinya kepada perhitungan, proyeksi dan perencanaan yang canggih. Namun setelah diusahakan realisasinya tidak selalu sesuai dengan keinginannya. Manuisa hanya tahu takdirnya setelah terjadi.

Oleh sebab itu sekiranya manusia menginginkan perubahan kondisi dalam menjalani hidup di dunia ini, diperintah oleh Allah untuk berusaha dan berdoa untuk mengubahnya. Usaha perubahan yang dilakukan oleh manusia itu, kalau berhasil seperti yang diinginkannya maka Allah melarangnya untuk menepuk dada sebagai hasil karyanya sendiri. 
Bahkan sekiranya usahanya itu dinilainya gagal dan bahkan manusia itu sedih bermuram durja menganggap dirinya sumber kegagalan, maka Allah juga menganggap hal itu sebagai kesombongan yang dilarang juga (Al Hadiid QS. 57:23).

Kesimpulannya, karena manusia itu lemah (antara lain tidak tahu akan takdirnya) maka diwajibkan untuk berusaha secara bersungguh-sungguh untuk mencapai tujuan hidupnya yaitu beribadah kepada Allah. Dalam menjalani hidupnya, manusia diberikan pegangan hidup berupa wahyu Allah yaitu Al Quran dan Al Hadits untuk ditaati.

Jumat, 28 April 2017

Pengacara

Ahong, seorang pengacara yang telah berkeluarga, bercumbu dengan seketarisnya di dalam mobil. Saking serunya dan waktu bercumbu yang mepet, mereka tidak sadar ada yang tertinggal di jok belakang.

Tak dinyana saat sampai dirumah, Diana - istri Ahong - melihat celana dalam seksi g-string warna pink di kursi belakang.
Dengan spontan Diana merobek robek celana dalam tersebut dan dengan penuh emosi berteriak kepada suaminya: 

Diana : “Setaaan.. apa ini? Apa yang telah kamu lakukan?"

Bagaimana reaksi Ahong?
Berlutut minta maaf?
Jujur adalah yang terbaik?

Tanpa emosi, Ahong menjawab dengan lembut, santun dan tenang:

“Istriku tersayang, kamu telah merusak barang bukti kasus pemerkosaan yang saya tangani yang nilainya milyaran.
Dan saya sedang menangani kasus tersebut. Dengan demikian, lupakanlah permintaan perhiasan yang kamu inginkan…. ” 

Jawab Ahong dengan suara sendu.
Diana langsung berlutut dan bersujud di hadapan suaminya dan memohon maaf sambil mengantuk-antukkan kepalanya di dinding atas kelakuannya yang kasar itu.

Dalam hati Ahong,
“Tidak seorang pun bisa mengalahkan pengacara, walapun istri sendiri.
Pengacara kok dilawan. Kalah aja dibayar apalagi kalau menang.....!"

😂😂😂😳😱😷😝
Semangat Malaaaamm. .!!

Luhut Pandjaitan

🔴 Kondisi/situasi Negara sekarang ini



Saya senang membaca banyak komentar di group WA, baik yang positif maupun kadang negatif terhadap pemerintahan sekarang. Tentu semua komentar merupakan masukan yang baik untuk mendukung pemerintahan dan kemajuan NKRI yang kita cintai bersama.

Pada kesempatan ini ijinkan saya berbagi kepada Anda sekalian tentang apa yang sedang terjadi di pemerintahan. Saya berharap penjelasan ini paling tidak dapat memberikan sedikit gambaran terhadap apa yang kami lakukan.

Banyak nada-nada negatif tentang pemerintahan ini misalnya mengenai tenaga kerja asing (Tiongkok) ideologi komunisme, penguasaan sumber daya alam Indonesia, investasi Tiongkok yang berlebihan di Indonesia, serbuan orang Tiongkok yang masuk illegal di Indonesia, dsb.

Semua permasalahan tersebut kami amati dengan cermat. Saya dapat meyakinkan teman-teman sekalian karena saya telah menggunakan wewenang yang diamanahkan kepada saya, untuk memeriksa langsung kebenarannya di lapangan.

Sebagai Menko, saya memiliki dan menggunakan berbagai instrumen untuk melakukan pengecekan terhadap setiap analisa-analisa atau pendapat-pendapat yang beredar di masyarakat. Saya sudah mengirimkan tim khusus untuk terjun langsung ke tempat masalah. Saya juga berkomunikasi dengan beberapa Kapolda terkait, selain juga melakukan pengecekan kepada BIN. Dalam hal tertentu, bahkan saya sendiri yg melakukan pengecekan ke lapangan.

Dari semua rangkaian pemeriksaan tersebut, kami tidak menemukan bukti-bukti yang membenarkan isu-isu negatif yang saya sebutkan di bagian awal penjelasan ini. Sehingga dapat kami simpulkan bahwa sebagian besar isu-isu negatif tersebut, sangatlah tidak benar.

Saya menyadari bahwa pemerintah tentu tidak juga 100% benar dalam segala hal. Dalam memimpin dan melaksanakan proses pembangunan ini tentulah masih ada kekurangan di sana-sini. Maka dari itu, masukan dari teman-teman sekalian tetaplah kami butuhkan. Tapi tentu semua masukan dapat kita sampaikan dengan arif dan bijaksana, karena kita tumbuh dewasa dengan didikan untuk melaksanakan tugas dengan tetap menjaga kehormatan korps.

Saya sendiri bersedia menerima dan mem-fasilitasinya. Bila teman-teman sekalian menemukan hal-hal yang dirasa aneh yang terjadi diluar, maka silakan langsung menghubungi saya.

Saya juga ingin membagikan kepada teman-teman tentang Presiden Jokowi yang saya kenal sejak lebih dari 10 tahun yang lalu. Saya sendiri menyaksikan bahwa Beliau tidak berubah, masih tetap dengan hidupnya yang sederhana. 

🔴 Saya bisa memastikan, baik anak dan istri beliau tidak terlibat bisnis dan kedudukan apapun di pemerintahan. Beliau berani membuat keputusan dan berani bertanggung jawab. Beliau bekerja keras, mulai dari tataran makro sampai detail, dengan tetap melakukan pengecekan. Itulah yang mendorong saya untuk bekerja secara keras membantu Beliau, karena saya percaya akan membawa kebaikan untuk NKRI yang kita sama-sama impikan.

Saya mungkin salah satu perwira yang beruntung memiliki cukup banyak pengalaman di pemerintahan. Pengalaman ini membuat saya dapat membanding-bandingkan beberapa model kepemimpinan, dengan tidak maksud menjelekkan siapapun. Tetapi saya lihat pemerintahan saat ini memiliki peluang yang sangat besar membawa Indonesia menjadi negara yang maju.

Saya percaya dan senang bahwa teman-teman sampai saat ini masih memberikan perhatian yang begitu besar untuk kemajuan NKRI, yang sudah kita bela dan jaga dengan segenap jiwa dan nyawa, sejak kita dulu sebagai perwira mengucapkan sumpah kita untuk tetap setia terhadap NKRI.

Sekarang pada usia yang beranjak senja ini, saya mengajak kita semua untuk sekali-sekali menengok ke masa lalu, dimana kita beberapa puluh tahun lalu berada di lembah Tidar, mengucapkan Sapta Marga dan Sumpah Prajurit dengan penuh semangat, kesadaran bahwa itu yang terbaik utk menjaga NKRI. Saya percaya, jiwa itu masih hidup di relung hati kita yang paling dalam. Karena old soldiers never die, they just fade away !

Sejak pemerintahan Presiden Joko Widodo mulai berjalan tampaknya negara ini sudah sangat maju dalam berdemokrasi, berbagai pihak kembali saling berjabat tangan seakan-akan menandakan rivalitas di negara ini sudah berakhir, jabat tangan antara pemerintahan baru dan pemerintahan lama merupakan penyerahan estafet pemberian tugas dari pemerintahan SBY selama 10 tahun kepada pemerintahan baru Presiden Joko Widodo.

Banyak masyarakat tidak menyadari bahwa sejak awal pemerintahan Presiden Joko Widodo bergulir ada pihak-pihak yang selalu mengganggu pemerintahan ini membangun negara ini, hal ini dibuktikan dengan adanya pihak-pihak yang menjaga panasnya "bara" dihati pendukung pihak yang sakit hati.

Berbagai gangguan-gangguan itu selalu diluncurkan agar menutup mata masyarakat akan prestasi-prestasi pemerintah dalam membawa negara ini untuk lebih baik.

Upaya-upaya pengganggu ini nyata dan bergerak senyap, para pengganggu tampaknya sudah tidak sabar lagi untuk muncul ke permukaan dan menggulingkan pemerintahan Joko Widodo, menunggu sampai waktu 5 tahun adalah waktu yang sangat lama bagi mereka.

Nasib baik sedang berpihak pada mereka, ada jalan masuk untuk mereka untuk beraksi di dunia nyata, kasus Ahok adalah jalan mulus yang akan membawa mereka untuk merealisasikan niat-niat jahat makar, Ahok bukanlah tujuan utama mereka karena target besar mereka adalah melengserkan Joko Widodo, hal ini bisa kita lihat dengan kasat mata.

Gagal Kudeta 4 November dilanjutkan 25 November.

Sakit hati karena upaya penggulingan pada 4 November lalu membuat pihak-pihak yang sudah merencanakan makar semakin sakit hati, tak tanggung-tanggung pihak ini rela merogoh kantong lebih dalam untuk suplai dana lebih besar agar Aksi pura-pura damai bisa sukses menggulingkan pemerintahan saat ini.

🔴 Lalu Siapa Pihak Yang Berniat Melengserkan Jokowi?

🔴 ADA 3 KELOMPOK* *yang sangat ingin menggulingkan pemerintahan Joko Widodo, adapun pihak-pihak tersebut adalah:*

🔼1. Pihak-Pihak Yang Takut Terjerat Hukum

Seperti kita ketahui, pemerintah Jokowi melakukan bersih-bersih sembari menggencarkan pembangunan di Negara ini, dalam upaya bersih-bersih tersebut banyak orang-orang yang merasa terancam akan terjerat hukum karena mereka sudah berbuat jahat di masa lalu, mereka yang dengan rakus menghisap dana negara dengan berbagai trik untuk menumpuk kekayaan.

Manuver Jokowi membuat pihak-pihak berdosa tersebut ketar-ketir, mereka membangun koalisi jahat dan rela memberikan suplai dana besar-besaran untuk berdemo  menggulingkan pemerintahan Jokowi, hanya dengan menggulingkan Jokowi-lah yang dapat menyelamatkan mereka dari jerat-jerat hukum rapat yang dibangun Joko Widodo.

Menggulingkan Jokowi adalah pertaruhan besar oleh kelompok ini, hanya ada dua pilihan Jokowi tumbang atau mereka yang tumbang.

🔼2. Pihak-Pihak Yang "Kekeringan" tidak bisa Korupsi

Korupsi adalah budaya elit yang mendapatkan kedudukan bukan rahasia lagi, bukti korupsi membudaya di berbagai lini di negara ini dibuktikan dengan banyaknya para koruptor yang ditangkap oleh KPK mulai dari kelas teri sampai kelas kakap.

Para koruptor yang rela beinvestasi besar-besaran untuk mendapatkan kursi jabatan di negeri ini, investasi besar-besaran mereka terancam gagal balik modal karena pemerintahan Joko Widodo sangat ketat dalam penggunaan dan pegawasan anggaran.

Paceklik berjamaah dialami oleh kelompok ini karena aksi-aksi Jokowi menutup yang bocor, bocor dan bocor sangat efektif untuk membuat para tikus kelaparan.

Tak mau mati kelaparan, para tikus-tikus busuk ini mulai menggigit perlahan-lahan untuk merobohkan Pemerintah saat ini.

🔼3. Orang-Orang Yang Ingin Membangun NKRI Berdasarkan Agama

Radikalisme dan separatisme dengan alasan agama bukanlah hal baru di negeri ini, bahkan pentolan kelompok ini berani lantang tidak mengakui Pancasila yag merupakan dasar dari Negara ini.

Kelompok radikal ini sudah menunjukkan upaya-upaya mereka untuk menguasai negara ini dan membuat negara ini sesuai dengan paham mereka anut, kelompok ingin sukses menguasai negara ini seperti apa yang dilakukan oleh kelompok sejenis kelompok ini yang sukses menggulingkan pemerintahan seperti Mesir dan Turki.

Lalu Modus Apa Yang Mereka Pakai?

Kelompok-kelompok diatas memiliki satu tujuan utama dan mendesak yaitu menggulingkan presiden Joko Widodo, kesamaan misi ini membuat ketiga kelompok tersebut bahu membahu agar target mereka tercapai.

Berikut modus yang dipakai adalah sebagai berikut:

Membangun Konflik SARA ala Kerusuhan 98 dengan Sasaran Etnis Cina

Isu ini dianggap paling berpeluang membuat negeri ini rusuh, menciptakan kerusuhan besar-besaran adalah upaya memecah konsentrasi Polri dan TNI dalam menjaga keamanan negara ini.

Kelompok-kelompok ini berupaya mengadu domba antara masyarakat pribumi dan masyarakat keturunan dari etnis tertentu.

Berikut bukti bahwa ada kelompok yang membangun opini negatif dan menancapkan kebencian terhadap Etnis Cina, di dunia maya banyak website yang mungkin jumlahnya menyampai angka ratusan untuk menghembus propaganda adu domba menyasar Etnis Cina.

Upaya yang sangat masif ini bergulir menjadi bola salju, kebencian yang sudah tertanam tadi akan diledakkan dengan aksi penyerangan suatu kelompok kepada etnis Cina, kelompok pemicu inilah yang akan menyulut kerusuhan dalam skala besar di berbagai daerah di Indonesia, upaya tersebut sangat jelas saat kerusuhan di Penjaringan 4 November lalu, beruntung polisi dan TNI di bantu masyarakat yang pro keBhinekaan sukses memadamkan pemicu ini.

Gambar serta video di bawah ini adalah bukti kecil yang membuktikan ada gerakan dan upaya yang sangat masif dan dikerjakan dengan sangat terstruktur, berita-berita hoax yang membawa etnis-etnis Cina adalah faka nyata yang terjadi, upaya-upaya busuk tersebut terkonfirmasi dengan adanya propaganda anti Cina yang diluncurkan dengan coretan-coretan di berbagai tempat menjelang Aksi demo 4 November lalu. 


Berupaya Memancing Kudeta Militer

Setelah operasi 4 November gagal total, kelompok-kelompok ini berusaha untuk mengadu domba antara TNI dengan Presiden, berbagai propaganda disebar mulai dari pujian setinggi langit kepada Panglima TNI Gatot Nurmantyo cocok menggantikan Joko Widodo sebagai presiden hingga menghembusan isu Panglima TNI yang akan di copot oleh Presiden karena membela umat Islam.

Pergerakan menyebarkan propaganda ini disebarkan di berbagai sosial media, bahkan banyak anggota TNI aktif sempat termakan isu penggantian Panglima ini, kekecewaan terhadap presiden terbentuk di internal TNI, kekecewaan terhadap presiden sempat diungkapkan oleh beberapa anggota TNI pada akun sosial media Facebook.

Aksi-aksi adu domba ini sudah tercium oleh Panglima TNI, sang Panglima sadar banyak bawahannya sudah termakan propaganda-propaganda ini, pada 8 November Panglima TNI memerintahkan melalui surat edaran kepada seluruh jajaran TNI yang dipimpinnya untuk menyaksikan acara Indonesia Lawyer Club.

Melalui acara tersebut panglima dengan cerdas mematahkan upaya adu domba berbagai pihak yang mencoba memecah belah TNI, pihak-pihak yang mengadu domba TNI dengan panglima tertinggi dalam hal ini Presiden Jokowi dan upaya-upaya mengadu domba antara TNI dengan Polri.

Dengan lantang Panglima TNI Jenderal Gatot menutup acara tersebut dengan pernyataan tegas :

LEBIH BAIK SAYA MENJADI TUMBAL DEMI KEBHINEKAAN DARIPADA SAYA BERNIAT MENJADI PRESIDEN

Pernyataan tegas inilah yang memusnahkan upaya-upaya adu domba membenturkan TNI dengan berbagai pihak, Pernyataan inilah yang membuat TNI kembali merapatkan barisan untuk mnghadapi pihak-pihak yang berniat memecah Kebhinekaan untuk kepentingan kelompok mereka.

Demikian ulasan ini kami buat, alasan utama kami membuat ulasan ini adalah untuk membuka mata kita bahwa negara ini sedang di pecah belah oleh orang-orang dan kelompok-kelompok yang ingin mencapai keinginan mereka.

Ayo kita bersama kita teriakkan dengan lantang! :

Kami Masyarakat Indonesia yang di ikat dengan Bhineka Tunggal Ika TIDAK TAKUT pada kalian yang ingin merusak KeBhinekaan kami, semakin kalian berupaya merusak Kebhinekaan kami maka semakin kuat juga kami bersatu dalam KeBhinekaan ini.

Silahkan Sharing tulisan ini pada akun Sosial Media Anda, tunjukkan pada si pemecah belah bangsa ini bahwa kita ada dan tidak akan kalah dengan propaganda-

🇲🇨🇲🇨🇲

Luhut Binsar Pandjaitan:

Old Soldiers Never Die, They Just Fade Away ...

Sirik Bunga

*Pak JK Kok Ikut Sirik Sama Bunga?*

Kepada yth: Bapak Jusuf Kalla

Nasihat Bapak ttg papa bunga cukup masuk akal. ±4.000 papan bunga X minimal 500.000 = 2M. Sangat berguna bila disalurkan untuk fakir miskin.
SETUJU PAK.

Tapi BUNGA kan bagus Pak, menghiasi kota, menebar cinta kasih, tidak memerlukan puluhan ribu personil TNI dan Polri u/ mengamankannya, tidak membuat kemacetan, tidak membuat keresahan dan ketakutan.

Perhitungan saya ttg 2x demo besar tgl 411 dan 212 ± dihadiri 600.000 orang dari berbagai wilayah di tanah air.
Jika dihitung secara hemat, pengeluaran aksi damai itu, berikut rinciannya.

Kita asumsikan 50% dari DKI dan sekitarnya, 40% dari Pulau Jawa dan 10% dari luar Jawa, maka:
- 300.000 orang DKI dan sekitarnya memerlukan transport dan makan ± 20.000/orang = Rp 6M.
Belum lagi kerugian ekonomi akibat 300.000 orang tak bekerja x Rp 100.000/hari/orang = Rp30M.
Total Rp 36M.

- 240.000 orang dari Pulau Jawa memerlukan transport dan makan ± 150.000/orang = Rp 36M. Gara-gara tak bekerja ± 2 hari (perjalanan jauh) x Rp 150.000/2hari/orang = Rp 36M.
Total Rp 72M.

- 60.000 orang dari luar Pulau Jawa memerlukan transport dan makan ± 300.000/orang = Rp 18M. Gara-gara tak bekerja ± 3 hari (perjalanan jauh) x Rp 200.000/3hari/orang = Rp 12M.
Total Rp 30M.

Total Rp 138Milyar.

Manfaat?
Timbulkan biaya pengamanan yg amat besar.
Timbulkan keresahan dan kekuatiran investor yg pastinya lebih besar lagi kerugiannya. Asumsi Grand Total 500 Miliar.

Duit segitu akan sangat banyak membantu rakyat miskin dan anak yatim dalam jumlah besar. Dimana suara Bapak saat itu?

Bela agama boleh begitu? Tanpa tabayun itu BENAR? Ahok bukan manusia bodoh yg mau-maunya menghina suara mayoritas yg menentukan kemenangan dalam Pilkada.

Hati tulus membantu fakir miskin tentu tak perlu menundang Penceramah dari India yg sangat ANEH, krn tak konsisten dalam tafsiran antara sebelum diundang dan pada saat diundang.

Daripada mengundang provokator kayak gitu, bagus uangnya u/ bantu fakir miskin toh Pak?

Rambut sama hitam, hati orang siapa yg tahu? Surga dan neraka ditentukan dari sikap selama hidup. Gitu, Pak JK!

Tanpa Riba

JUST FOCUS ON ALLAH! UTANG 3 MILYAR LUNAS DAN KEAJAIBAN TERUS BERDATANGAN..

Madinah waktu subuh..
Saya dan mas Munawar keluar dari hotel berdua menuju masjid Nabawi. Sampai persis di depan Hotel sebuah taksi pas juga berhenti di depan kami. Sesosok tinggi besar keluar dari taksi langsung menyapa mas Munawar dalam bahasa arab yang saya tidak mengerti, saya hanya menjawab salamnya lalu ikut menyalaminya.

"Mas Saptu, Saya antar beliau dulu ke kamar hotel ya, nanti ketemu di Nabawi.." kata Mas Munawar.

Usai sholat subuh kami bertemu di halaman masjid Nabi yang penuh manusia itu. 

Mas Munawar melanjutkan,
"Tadi itu Sheikh Sholeh Al Rajhi mas, salah satu kerabat Sulaiman Al Rajhi, pemilik bank tanpa riba terbesar di Saudi. Beliau ada kerjasama dengan kami untuk bisnis umroh. Nah nanti siang kita diajak beliau bertemu dengan Shaikh Abdurahman Al Sudais, imam besar Masjidil Haram.. kebetulan Shaikh Sudais sedang ada tugas di Madinah... " 

Saya langsung bengong.... 

***
Teringat 1 Juni 2016 lalu ketika saya mengisi satu sesi seminar "Pengusaha Tanpa Riba" di Jakarta, saya bertanya kepada para peserta  seminar siapakah yang tidak punya utang di bank?
Hanya 1 orang yang angkat tangan! Wow!
Saya inget orangnya, yang ketika sesi istirahat mengenalkan diri dan memberi sebuah buku pada saya..

"Saya Rendy ReZha Mas, ini buku karya saya PPA (Pola Pertolongan Allah), kami punya training untuk orang-orang yang ingin merubah hidupnya, alumni kami sudah 9000 orang lebih di Indonesia.."

Itulah awal perkenalan saya dengan komunitas PPA ini, Rendy di usianya yang masih muda, 26 tahun menjadi inspirasi ribuan orang menemukan ujung pangkal masalah mereka dan bisa menghadirkan banyak solusi keajaiban penyelesaiannya..

"Just Focus On Allah.." hanya itu mas ilmunya, ketika Allah ridho maka masalah apapun akan beres!

Sejak itu buku "Pola Pertolongan Allah" ikut masuk daftar yang dijual di Jogist bookstore milik saya, laris dan diburu banyak orang karena tidak dijual di toko buku konvensional. 

Bulan Oktober tahun lalu Rendy mengajak saya untuk bikin program umroh bareng Saptuari dan Rendy, Alhamdulillah ada 175 jamaah yang berangkat bulan April ini, selama umroh inilah saya mengenal mas Munawar dengan banyak cerita ajaibnya..

Ketika berangkat di bandara Soekarno Hatta, Rendy mengenalkan saya dengan mas Munawar..
"Beliau otak dibalik PPA Tour and Training mas, untuk perjalanan umroh dan fasilitasnya beliau ini jaringannya di Saudi banyak sekali.."

Ketika mau masuk pesawat mas Munawar berkata.
"Mas maaf saya di depan ya, gak tau nih tadi dapat bonusan dari Emirates, saya dikasih kursi di kelas bisnis. Padahal kalo upgrade bayar 40 juta/seat, ini gratis aja dikasih.."

Rejeki nomplok itu namanya, atau keberuntungan yang bisa diundang? 

Di Madinah kami satu kamar, obrolan kami ngalor ngidul, dan saya menjadi pendengar yang baik untuk kisah hidupnya. Ternyata dia selama ini jadi silent reader di group facebook ini. Jadi saya lebih mudah membongkar jeroan ceritanya..

Saya inget ketika Rendy cerita bulan September 2015 sedang mengadakan training PPA di Pekalongan, ada orang yang menunggu acara dengan gontai di lobby hotel. Wajahnya suram dan penuh masalah.. ternyata dia itu orangnya!

Bagaimana ceritanya dia bisa merubah total hidupnya dalam 1,5 tahun ini??

"Saya terjebak utang riba 3 milyar mas, usaha batubara saya rugi besar, bangkrut meninggalkan banyak utang. Waktu itu saya belum tau hukumnya main terjang aja, yang haram pun saya sikat. Buyer saya di Singapura, kalo pas ketemu disana saya harus melayani dan menjamunya. Dari urusan makan sampai hiburan, dalam hati saya menolak maksiat ini, tapi bagaimana lagi.. ini seperti lingkaran yang ada di bisnis ini. Dan bener ketika ALLAH tidak ridho maka ALLAH jungkalkan bisnis saya. Pusing minta ampun.. produksi berhenti, dan saya tidak bisa membayar utang usaha itu.."
Cerita mas Munawar berlanjut di kamar

Terus?
"Setelah ikut training PPA saya baru sadar banyak sekali kesalahan saya dalam bisnis yang saya langgar. Pantas jika ALLAH habiskan semua. Sejak itu saya taubat minta ampun pada ALLAH dan berusaha keras membersihkan semua harta saya dari yang haram. Beraaaat, tapi saya harus lakukan, saya tidak mau masih ada harta haram yang nempel di badan saya, akhirnya saya rembukan dengan istri dan kami sepakat mengembalikan semua harta yang kami dapatkan dengan riba.. rugi gakpapa yang penting segera diri kami bersih di mata ALLAH. Rumah KPR kami kembalikan ke developer, dua mobil yang kami punyai pun kami kembalikan ke leasing, semua kartu kredit saya tutup tanpa ampun, saya harus bergerak cepat untuk melunasi utang saya lainnya. Sampai ada tawaran untuk kerjasama bisnis di Saudi, dengan uang yang tersisa saya niatkan waktu itu berangkat kesini.."

Mas Munawar menyelesaikan S1 dan S2 nya di Yordania, pantes bahasa arabnya
Cas cis cusss faseh! Jadi modal untuknya membuka jaringan di tanah Arabia.. 

Langsung mulus? Tidaaak...

"Saya mencari tiket pesawat murah menuju Saudi, transit di Colombo Srilangka. Malam hari menginap di hotel dekat bandara, uang modal usaha saya simpan di tas yang saya letakkan di samping tempat tidur. Pagi harinya saya kaget uang itu sudah raib dari tas, lemes sudah.. di negeri orang baru setengah perjalanan, uangpun hilang. Saya berusaha membaca pesan cinta dari ALLAH, kenapa ini terjadi. Baru saya sadar, kalo uang itu memang saya dapatkan dari jalan yang tidak sepenuhnya halal, jadi ALLAH seperti tidak mengijinkan uang itu masuk ke tanah suci, saya bisa lanjut terbang lagi dari Colombo ke Saudi hanya dengan modal yakin dan iman!"

Mmm... makin seru

"Sampai Saudi saya ke Mekah, sempatkan untuk umroh sambil menahan lapar. Ketika saya duduk di halaman luar Masjidil Haram ada penjual swawarma yang harum baunya, lapar makin terasa padahal uang gak punya.
Dalam kondisi seperti itu apa yang bisa saya andalkan selain ALLAH? Saya langsung minta  begini... ya ALLAH Engkau tau pasti tau kalau hambamu ini lapar ya ALLAH, berilah hambamu ini makanan ya ALLAH.. 
Dan masya ALLAH mas, ketika saya beranjak berjalan beberapa langkah kaki saya menyandung tas kresek, saya buka... derrrr!! isinya swawarma yang masih anget gak tau dari mana datangnya.. sambil nangis-nangis saya makan dengan lahapnya.."

Masya ALLAH... 

"Kisah berlanjut, saya bertemu orang Indonesia yang mengerti kesulitan saya saat itu, saya diajak ke Sekolah Republik Indonesia Mekah, dengan modal S2 saya ditawari untuk menjadi guru disana, dari SD hingga SMP. Tanpa banyak pertimbangan saya langsung menerima. Alhamdulillah tiap bulan saya dapat gaji dan saya bertemu dengan jaringan yang luas di Arab Saudi. Pintu-pintu kemudahan seperti ALLAH bukakan lewat jalan ini, sampai akhirnya saya mengundurkan diri dan ingin fokus di bisnis trading dan ekspor dari Indonesia. Saya namakan PT. BEJO (BEyond Java Overseas), biar rejekinya juga bejo (beruntung) terus.."

Hehe.. boleh boleh boleh! 
Silahkan dibaca dengan intonasi Upin Ipin.. 

"Dan ALLAH kalau sudah menghadirkan rejeki itu banyak dari jalan yang tidak terduga! Pas pulang ke Indonesia di pesawat ada seorang ibu yang pulang umroh tidak mau duduk di kursinya karena takut sebelahan dengan orang yang posturnya tinggi besar. Saya menawarkan untuk bertukar kursi, sepanjang jalan saya ngobrol dengan orang itu, ternyata dia dari Maroko dan mau ke Indonesia mencari suplyer kertas, saya inget punya kawan yang punya pabrik kertas, langsung saya tawarkan untuk membeli kesana, saya jadi makelarnya. Sampai di Indonesia dia melihat barangnya dan dia setuju, gak tanggung-tanggung dia pesan 7 kontainer. Satu kontainer saya untung 30 juta, total saya dapat 210 juta mas dari ekspor kertas itu. Masya ALLAH.. perlahan saya bisa melunasi utang-utang saya, dan dari trading lainnya pun pesanan terus berdatangan.. Alhamdulillah"

Allahuakbar.. 
Terus pertemuan dengan Syaikh Sholeh Al Raji itu bagaimana?

"Beliau orang yang sangat sederhana, padahal dari keluarga kaya raya, seperti Sulaiman Al Rajhi yang mewakafkan sebagian besar hartanya. Kemarin pas kita ketemu kan dia naik taksi dari Mekah, gak pakai mobil pribadi. Nah pas negosiasi dulu saya sering ke kantornya, saya lihat ini kantor terlalu sederhana, handle pintunya rusak gak diperbaiki, temboknya pada nglotok catnya. Sampai satu ketika beliau sedang keluar kota, diam-diam saya manggil tukang dan saya minta perbaiki semuanya saya yang bayar. Ketika. Saikh Soleh datang hari berikutnya saya kaget ditelpon dengan suara keras diminta datang ke kantornya.. saya dah mikir bakal dimarahi nih karena lancang mengotak-atik kantornya. Sampai disana saya malah kaget tiba-tiba beliau memeluk dan bilang, ini bukan kantor saya, ini kantor kita! Dan sejak saat itu hubungan kami sangat dekat, dan deal dengan Al Rajhi invest 10.000 seat tiket pesawat untuk jamaah PPA Tour & Training. Sehingga seat tahun depan sudah ada ditangan dengan harga yang jauh lebih murah, PPA bisa menjual paket umroh yang lebih murah dibanding lainnya.. "

Masya ALLAH... gitu ya jalan mendekatkan hubungan bisnis, kadang dengan cara yang sederhana tapi kena di hati. 

"Besok dari Mekah saya ke Jeddah dulu satu hari mas, MOU dengan klien lain yang juga ALLAH hadirkan. Dengan Al Rajhi juga MOU pembangunan lounge khusus jamaah umroh di bandara Soekarno Hatta, dan juga investasi untuk proyek rumah tanpa riba di Indonesia.." lanjut mas Munawar

Saya geleng-geleng kepala, takjub dengan skenario ALLAH. Ternyata janji ALLAH itu benar bagi orang-orang yang percaya. Ayat ini tak terbantahkan!

"Barangsiapa berhijrah di jalan ALLAH, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak.." [QS An Nisa:100] 

***
Bertemu Syaikh Abdurahman Sudais... 
Kami berlima mengikuti langkah kaki Syaikh Sholeh menuju depan pintu 26 masjid Nabawi, disana sudah ada mobil listrik yang menjemput kami dengan petugas yang tegap badannya seperti tentara.

Kami naik mobil listrik itu melintasi halaman Masjid Nabawi dari selatan ke utara, dilihat ribuan mata yang mungkin berpikir siapa orang-orang berkulit coklat yang dijemput seperti tamu negara. Kami dibawa ke gedung di utara persis Masjid Nabawi, lantai satu sudah ada beberapa penjaga di depannya, naik lantai 5 langsung bertemu penjaga dengan pakaian tentara. Ketat sekali.. 

Kami diminta menunggu di ruangan khusus, lalu ada protokoler masih muda-muda dengan pakaian arab yang menjelaskan tentang waktu pertemuan dengan Syaikh Sudais..

Lima menit kemudian kami diminta masuk ke ruangan yang lebih besar, dan langsung disambut dengan senyuman Shaikh Abdurahman Al Sudais.. 
"Ahlan Wa Sahlan" kata beliau dengan suara lembutnya.. 

Inilah imam besar Masjidil Haram.. Pimpinan para imam di dua masjid suci, Masjid Nabawi dan Masjidil Haram.. 
Hafal Al Quran di usia 12 tahun, dan sudah menjadi imam di Masjidil Haram di usia 24 tahun hingga saat ini beliau berusia 57 tahun..
Dulu waktu kecil bandel, sampai ibunya jengkel dan keluar doa "semoga engkau jadi imam Al Haram!" Alhamdulillah doa positif yang keluar dari mulut ibunya dan jadi kenyataan!

Wajahnya bersiiih dan bercahaya... selama ini saya hanya melihat di internet dan mendengar suaranya di aplikasi Quran di HP saja. Gemetar juga bisa menjabat tangannya dan mencium pipi beliau.. 

Selama 15 menit pertemuan itu Shaikh Sudais mengatakan sangat senang dengan jamaah Indonesia yang baik dan santun, serta mudah diatur. Beliau juga berkeinginan untuk datang lagi ke Indonesia secepatnya. 

Ketika beliau mempersilahkan kami bertanya, Rendy di samping saya bertanya dengan air mata bercucuran, mas Munawar yang mengartikan dalam bahasa Arab. 

"Hanya satu pertanyaan Shaikh, bagaimana caranya agar kami bisa bertemu ALLAH dan rasulnya.." kata Rendy.

Jawab Syaikh Sudais,
"Masya ALLAH, pelajarilah Islam dengan benar, belajarlah.. ikuti semua perintah ALLAH dan jauhi semua laranganNya, jika itu kita lakukan kelak kita akan dipertemukan dengan ALLAH dan Rasulnya.."

Singkat tapi makjleb mengena! 

Pertemuan itu diakhiri dengan pemberian kenangan dari Shaikh Sudais, dan foto bersama. Melintasi Masjid Nabawi siang itu kami seperti dijamu oleh ALLAH dengan luarrrr biasa. Hanya ALLAH yang bisa mengatur pertemuan itu, dan kami yang beruntung mendapatkan kesempatan yang langka dari ratusan ribu jamaah di luar sana.

Sepanjang perjalanan Madinah-Mekah 430 kilometer saya banyak merenung. Betapa banyak kisah-kisah orang yang berhijrah dengan ribuan keajaiban yang ALLAH berikan. 

Orang-orang itu seperti ALLAH hadirkan di depan saya, dan saya seperti mendapatkan tugas untuk terus bercerita dengan tulisan agar inspirasinya menyebar ke seluruh dunia.. 

Semoga ini jadi pahala kita bersama, menjadi saksi syiar perjalanan hijrah orang-orang hebat yang takhluk pada Tuhannya... 

@Saptuari

------------------------------------- 
Buku PPA (Pola Pertolongan Allah) bisa didapatkan di JOGIST bookstore ⇨ 081804100900 via SMS & WA. Buku dikirim ke seluruh Indonesia, tidak dijual di toko buku biasa.