Kamis, 23 Maret 2017

Berpikir Terbalik

Kebanyakan kita terlalu sering berpikir secara terbalik-balik. 

Coba kita perhatikan apa yang dilakukan orang pada umumnya, yaitu:   

~ _Biasanya seorang bawahan akan belanja di toko parcel pasti minta dibuatkan parcel yang bagus dan mahal, sebab parcel tersebut akan dihadiahkan ke boss nya_.

~ _Sedangkan seorang atasan akan minta dibuatkan parcel yang paling murah karena itu akan dihadiahkan ke karyawan-2 bawahannya_.

Pertanyaan menariknya dan tidak perlu dibahas panjang lagi adalah: *_Siapa yang lebih miskin dan siapa yang lebih kaya dan siapa yang lebih baik?_*

Banyak fakta yang menunjukkan keterbalikan pemikiran manusia, diantaranya :

~ _Kepada orang yang seharusnya pantas disantuni, justru kita jadi sangat pelit_. 

~ _Kepada orang yang berkelimpahan harta, kita justru jadi sangat royal._

~ _Kepada orang lemah/bawah yang seharusnya kita berlemah lembut, justru kita jadi sangat kasar dan jahat dalam ucapan maupun sikap_.

~ _Kepada orang yang sepantasnya kita tegur karena kesombongan dan kejahatannya, justru kita jadi sangat hormat_.

~ _Kepada orang yang setiap hari makan mewah, kita mengundangnya dalam pesta dengan suguhan makanan yang 'wah' dan melimpah_.

~ _Kepada orang yang hari ini bisa makan dan besok bisa jadi dia lapar, justru kita memberinya makanan sisa yang kita sendiri sudah ogah memakannya_.

Ya,,,ya,,, begitulah kebanyakan manusia. Sering berpikir terbalik-balik

Semoga kita bukan termasuk salah satu orang yang berpikiran "terbalik"

Ingatlah sebuah pesan yang menggugah hati:
_"Bila mau mengukur kebaikan seseorang, lihatlah cara dia memperlakukan orang-orang dibawahnya atau orang-orang yang tidak memberi keuntungan apapun kepadanya"_ 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.