Senin, 27 Maret 2017

Twitter Paslon

1ST ROUND FINAL RESULT : PILKADA DKI BATTLE

Entri ini adalah terusan dari laporan half report dinamika jejaring sosial mengenai Pilkada DKI pada masa kampanye dari tanggal 8-11 Februari 2017. Di babak final result ini saya tampilkan data penuh twitter selama seminggu terakhir masa kampanye, yaitu data dari tanggal 8-15 Februari 2017. Data ini sudah mengendap lebih dari sebulan tidak saya analisa, karena memang saya  tidak sempat. Kebetulan hari ini lagi flu, jadi sambil istirahat di rumah saya iseng otak atik data akhir kampanye pilkada di twitter. Menariknya adalah karena kita sudah tahu hasil putaran pertama Pilkada DKI, maka dari data kampanye kita bisa pelajari, apakah pola yang terjadi mengkorfirmasi hasil pilkada putaran pertama tersebut. Mekanisme dan hashtag / keyword pengambilan data dijelaskan pada entri blog half report. 

Selama seminggu masa pengumpulan data, terkumpul data untuk masing masing paslon sebesar 116160 tweet (paslon1), 199815 tweets (paslon2),180312 tweets (paslon3). Jumlah tweets paslon2 paling besar, diikuti ketat oleh paslon3, sedangkan paslon1 tertinggal jauh dibawah ..sepertinya memang tweets paslon1 lebih ga ngoyo atau memang tidak banyak yang ngetweet tentang paslon1 tersebut dibandingkan 2 paslon lainnya.

Jumlah akun yang terlibat dalam percakapan adalah 22004 (paslon1), 38498 (paslon2), dan 27359 (paslon3). Lagi lagi terlihat bahwa akun yang membicarakan paslon1 paling sedikit. Jumlah interasi / percakapan tentang paslon2 dan paslon3 mendominasi jagad twitter dengan nilai sebesar 125076 dan 78956 interaksi. Hal ini menunjukan bahwa dinamika percakapan dalam waktu tersebut terhitung tinggi dibandingkan dengan jumlah akun yang terlibat pada percakapan tersebut. Jumlah akun dan interaksi menghasilkan density (kepadatan) jejaring sosial masing masing paslon. Nilai density masing masing paslon tidak terlalu berbeda antara satu dan lainnya, hal ini tidak mengherankan untuk suatu jejaring sosial seperti twitter.

Untuk Top-5 Mentions di masing masing jejaring paslon, terlihat bahwa paslon1 justru @SBYudhoyono yang paling banyak di mention dengan dua kali lebih banyak daripada cagubnya sendiri @AgusYudhoyono. Paslon2 @basuki_btp paling banyak di mention dan nilainya jauh lebih besar dari mention mention lainnya, hal ini sudah bisa kita duga sebelumnya, akan tetapi cawagubnya (atau akun kampanye @AhokDjarot) malah tidak terlihat pada Top-5 Mentions tersebut. Top-5 Mentions jejaring paslon2 juga menyertakan tokoh tokoh publik lainnya seperti @afgansyah_reza dan @jokoanwar. Paslon 3, @sandiuno dan @aniesbaswedan dominan pada posisi 1 dan 3 Top-5 Mentions di jejaringnya, cukup surprising ada akun @maspiyuuu yang ternyata sangat banyak dimentions di jejaring paslon ini. siapakah @maspiyuuu ?. Ada juga aktor @pandji sebagai pendukung paslon3 nongol disini.

Top-5 Tweets masing masing paslon menyertakan akun akun dengan jumlah tweets yang hampir mirip satu dan lainnya, bisa dibilang tidak ada satu aktorpun yang dominan dalam jumlah tweet. Paslon 2 mempunyai rata rata tweet yang lebih banyak, wajar hal ini bisa dilihat dari jumlah total tweet paslon2 yang paling banyak. Kemudian diikuti dengan paslon 3 dan paslon 1.

Modularity menunjukan seberapa jelas perbedaan pembentukan kelompok kelompok pada jejaring sosial. Semakin tinggi nilai modularity menyatakan bahwa kelompok kelompok tersebut makin jelas pemisahannya atau dengan kata lain tidak ada aktor yang yang posisinya meragukan berada di kelompok A atau kelompok B. Dari ke 3 jejaring paslon, Paslon2 mempunyai modularity terkecil, dan paslon3 modularitynya terbesar, hal ini bisa diartikan bahwa kelompok kelompok pada paslon2 batasannya menjadi lebih blur, seseorang bisa masuk ke satu kelompok ke kelompok lainnya dengan lebih mudah. Akibatnya adalah diseminasi informasi berjalan lebih lancar karena ada akun / agen yang mudah menyebarkan informasi dengan cara berpindah kelompok.

Jumlah 5 kelompok terbesar terlihat bahwa paslon1 dan paslon3 mempunyai kelompok dominan yang besarnya melebihi 20% dari total ukuran jejaring sosial, jadi terdapat kelompok kelompok yang menjadi motor dari jejaring sosial paslon tersebut. Di pihak lain kelompok terbesar pada paslon2 hanya berukuran 12%, hal ini menunjukkan bahwa kelompok kelompok pada paslon2 terbentuk secara natural tanpa ada kelompok yang jadi motor dominan. 


Kasimpulan

Hasil akhir putaran pertama sudah kita ketahui paslon1 tersingkir, dan paslon2, paslon3 maju ke babak kedua. Hasil analisa jejaring sosial seminggu terakhir kampanye mengkonfirmasikan bahwa aktivitas jejaring sosial memang paslon1 paling rendah, indikasinya adalah jumlah tweet, jumlah akun, jumlah interaksi, ukuran kelompok dominan dan tokoh utama jejaring malah bukan cagubnya sendiri. Isu isu dalam jejaring sosial ini lebih banyak ke bapak mantan presiden bukan ke akun kampanye atau akun cagubnya. Paslon2 walaupun kelompoknya lebih natural dan partisipan jejaring sosial paling banyak, akan tetapi sangat terfokus pada tokoh Ahok, tidak ada tokoh lain yang menjadi pelengkap atau backup dominan dari paslon ini. Paslon3, cagub dan cawagub muncul sebagai tokoh dominan pada jejaring sosialnya, ini menunjukkan banyak alternatif pilihan / cerita yang bisa dimunculkan dari aktifnya kedua tokoh tersebut.

Apakah hasil analisa jagad twitter ini bisa digunakan sebagai alat prediksi pemenang pada putaran ke 2 bulan depan nanti ? .. hmm menurut saya, analisa ini bisa menjadi alat bantu, akan tetapi bukan sebagai alat penentu kemenangan. Dengan melihat dinamika jejaring sosial, kita bisa melihat hal hal yang tidak bisa kita kuantifikasikan sebelumnya. Dan mungkin juga pada kondisi tertentu, kita bisa melakukan rekayasa (dalam level tertentu) apakah jejaring sosial kita berjalan sesuai dengan ekspektasi kita. Banyak faktor dominan lainnya yang bisa tiba tiba menjadi faktor penentu kemenangan, jejaring sosial adalah salah satunya. Jadi gimana setelah melihat entri blog ini anda menjagokan nomer 2 atau nomer 3 yang menang ? ..  


ANDRYBREW
MARCH 24, 2017

Scopus ICOICT 2017
Komite IT Bandung
BLOG AT WORDPRESS.COM.

Tuhan Semalam

APAKAH TUHAN BISA DILIHAT... ???

Seorang anak kecil polos tinggal harmonis dan berbahagia dengan keluarganya....., tiba - tiba ia bertanya kepada ibunya :

Anak : "Bu... apakah Tuhan bisa dilihat.?"

Ibu. : "Tentu tidak nak"

Anak: "Bu..., apakah Tuhan semalam nginap di rumah Kita.?" 

Ibu : "Itu tidak mungkin nak..." 
Anak : "Tapi kenapa semalam ayah bilang... Ya tuhan... tubuhmu bagus bangeeet..."

Ibu. : "Kapan dan di mana ayah bilang seperti itu.?"

Anak: "Tadi malam... waktu ayah di kamar Inem..."

Ibu. : " Dasssaaaaarr kodok tuuuuaaa ....... !!!!!!!! 
👊👊👊👊👊😡😡

Jakarta Syariah

Rata-rata Warga Menolak Kontrak Politik Jakarta Bersyariah

Ramainya perbincangan soal kontrak politik berisi penerapan nilai-nilai syariat Islam jika Anies Baswedan dan Sandiaga Uno terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta mendapat respon beragam dari warga. Rata-rata mereka menolak kontrak politik Jakarta Bersyariah ini.

Farhan Wibiandra (20), salah satunya. Warga Setiabudi ini menyatakan ketidaksetujuannya apabila Jakarta Bersyariah diwujudkan. Mahasiswa di salah satu universitas swasta di Jakarta ini juga menyesalkan adanya kontrak politik yang terkesan mengedepankan golongan tertentu itu.

"Orang Jakarta ini berasal dari berbagai macam kalangan. Sangat tidak cocok jika diterapkan peraturan syariah seperti itu,” kata Farhan, yang ditemui di bilangan Jalan Saharjo, Jakarta Selatan, Kamis (23/3).

Kekhawatiran juga muncul karena konsep Jakarta Syariah dianggap bertentangan dengan dasar negara, yakni Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Michelle (40), karyawan swasta, menganggap penerapan kebijakan Jakarta Bersyariat cenderung akan berdampak negatif ke seluruh Indonesia. "Jakarta ini kan barometer Indonesia. Kebijakan semacam itu akan membuat gejolak di seluruh Indonesia yang masyarakatnya majemuk” ujar pria yang mengaku tinggal di daerah Bukit Duri, Jakarta Selatan, ini.

Dia juga sangat terganggu dengan rencana penerapan Peraturan Daerah Syariah hanya karena ingin mengambil simpati salah satu golongan dalam Pemilihan Gubernur Jakarta. "Sangat disayangkan jika kontrak politik Jakarta Bersyariah ini ternyata sebagai alat kampanye. Tentu membuat kekhawatiran juga bagi warga,” kata Michelle.

Pendapat serupa juga dilontarkan Wibye Kuswara (30), pegawai sebuah bank di kawasan Kuningan, bahwa konsep Jakarta Bersyariah tidak akan cocok diterapkan di Jakarta yang sangat plural. "Lagipula konsep Jakarta Bersyariah seperti apa yang ingin diterapkan? Ini kan tidak jelas,” ujarnya, saat ditemui di seputar Kuningan.

Wibye menyesalkan, jika kontrak politik yang mengedepankan semangat golongan ini diterapkan sebagai bagian dari dukungan politik tertentu. "Perda-perda yang muncul nantinya juga pasti tidak akan konsisten dan malah digerakkan oleh ormas tertentu,” kata dia.

Meski begitu, ada juga warga yang menilai Jakarta Bersyariat punya kemungkinan untuk memperbaiki pergaulan anak muda dan menekan kejahatan. "Tapi, saya enggak terlalu yakin bisa diterapkan. Pasti pro dan kontranya tinggi," ujar Stephani Kusuma Wardani (34), warga Utan Kayu Selatan, Jakarta Timur, yang bekerja sebagai PNS. 

[sam]
KAMIS, 23 MARET 2017 , 16:22:00 WIB | LAPORAN: SAMRUT LELLOLSIMA
RMOL. 


Anaximandros

Mengenai terjadinya makhluk hidup di bumi, Anaximandros berpendapat bahwa pada awalnya bumi diliputi air semata-mata. Karena itu, makhluk hidup pertama yang ada di bumi adalah manusia. Karena panas yang ada di sekitar bumi, ada laut yang mengering dan menjadi daratan. Di situlah, mulai ada makhluk-makhluk lain yang naik ke daratan dan mulai berkembang di darat. Ia berargumentasi bahwa tidak mungkin manusia yang menjadi makhluk pertama yang hidup di darat sebab bayi manusia memerlukan asuhan orang lain pada fase awal kehidupannya. Karena itu, pastilah makhluk pertama yang naik ke darat adalah sejenis ikan yang beradaptasi di daratan dan kemudian menjadi manusia.

Manusia adalah suatu bagian dalam dunia ini yang ada setelah dunia dan segala makhluk hidup yang ada, itu dikarenakan tidak mungkin manusia dapat hidup tanpa adanya bahan makanan dan lainnya.

Gorengan

TIPS BERMAIN SAHAM GORENGAN

Akhir-akhir ini, ramai sekali saham-saham siluman (saham gorengan) yang menari-nari di hadapan para trader, memancing trader untuk ikut ambil bagian dalam kegilaan pasar modal. Sebenarnya tidak ada salahnya ikut ambil bagian dalam pesta gorengan itu karena memang saham-saham itu menjanjikan return yang tinggi dalam waktu sekejap. Hanya saja banyak sekali teman-teman trader yang justru cutloss, dan tidak jarang cutlossnya cukup menggerus porto. Mengapa? Apa yang salah? Jawabannya karena mereka tidak paham sifat saham gorengan, sehingga tidak paham RULE untuk bermain saham gorengan.

Saham gorengan itu biasanya harganya di bawah Rp. 200,- per lembar, dengan jumlah bid offer yang tipis di setiap ticknya (terkadang tidak lebih dari 200 lot per tick), sehingga bisa dengan cepat naik dan dengan cepat juga turun. Nah artinya apa? Artinya peluang cuan dalam sekejap bisa diraih, namun peluang loss dalam sekejap juga bisa diterima. Jadi bagaimana mengakalinya? Ada beberapa tips yang perlu kita ketahui sebelum terjun ke saham gorengan. Apa saja itu, yok kita simak tips di bawah ini:

1. Pahami dulu pola pergerakan sahamnya, seperti apa sih saham itu bergerak, terkadang hal ini terkait juga dengan waktu saham itu bergerak, ada yang pagi, ada yang sesi 1, sesi 2, pas sudah mau tutupan sesi 2, dan sebagainya

2. Pahami range pergerakannya, berapa sih rata-rata jangkauan pergerakannya, yang pasti kalau saham gorengan, range pergerakannya lebar, hanya berbeda-beda antara satu saham dengan saham lainnya. Misalnya kita tahu range pergerakan hariannya itu 20 poin per hari, ya artinya kalo saham itu sudah turun 20 poin, bole lah kita spec buy. Begitu juga kalo sahamnya sudah naik 20 poin, ya jangan di beli lagi. Risk/Rewardnya sudah tidak seimbang lagi.

3. Tentukan terlebih dahulu, timeframe untuk bermain saham gorengan ini berapa lama?  intraday atau swinger ? Bagaimana cara menentukannya ? Lihat pola pergerakannya di masa lampau, seperti apa? Kalau tidak ada data masa lampau, memang agak riskan, terpaksa kita harus sering memantau pergerakannya secara live, tidak ada cara lainnya.

4. Tentukan berapa modal yang akan kita gunakan. Kalau saya pribadi, rule nya adalah tidak pernah menggunakan lebih dari 10% porto untuk bermain saham gorengan. Bahkan biasanya hanya menggunakan maksimum 5% dari porto, hanya beberapa saham yang kelihatan potensial saja yang menggunakan 10% porto. Mengapa? Sudah jadi nature dari saham gorengan, sulit sekali memprediksi arah pergerakannya, terutama apabila semakin pendek timeframe yang kita gunakan, maka semakin gampang pergerakan harga sahamnya dimanipulasi oleh bandar. Sehingga saya sudah siap loss setiap kali bermain saham gorengan, INGAT !! Mental siap loss ini harus sudah terpatri bahkan ketika kita entry, terutama apabila kita entry di saham yang benar-benar spekulasi. No excuse!

4. Tentukan ENTRY, CUTLOSS dan TAKE PROFIT mau di harga berapa. Untuk ENTRY dan TAKE PROFIT masih bisa fleksibel mengikuti arah dan momentum pergerakan yang ada, tetapi untuk CUT LOSS, jangan pernah mengubah cutloss, sekali kita sudah menentukan titik cutloss, jangan pernah ubah, laksanakan lah dengan disiplin, no excuse dan tidak perlu berpikir panjang.

5. Jangan lupa ketika sudah berada dalam posisi cuan, selalu pasang yang namanya Trailing stop. Trailing stop adalah dynamic stop yang kita gunakan untuk memproteksi kita, sehingga kalau tiba-tiba harga saham turun drastis, otomatis saham akan terjual dan kita tetap memperoleh cuan. Seringkali ketika sebuah saham gorengan turun drastis, maka susah sekali mengejar pergerakan harganya. Akhirnya kita hanya bisa menjual di harga yang malah sudah membuat kita merugi. Bagaimana cara setting trailing stop yang pas ? Itu semua kembali ke range pergerakannya, kita harus paham saham A ini biasanya koreksi intraday maksimal berapa tick sih? Tetapi aturan baku buat saya adalah saya akan menggunakan Trailing stop dari harga HIGH hari itu. Mengapa? Karena berdasarkan pengamatan saya, ketika sebuah saham gorengan sudah bergerak semakin jauh dari harga high nya hari itu, sebagian besar susah untuk kembali ke harga high tersebut, walaupun ada beberapa pengecualian untuk beberapa saham. Saya biasanya set Traling Stop itu 5% dari harga HIGH waktu itu. Tetapi kalau saya memiliki modal harga bawah, dan misalnya saya sudah cuan 100%, saya berani memasang trailing stop 10% dari harga high. Jadi semuanya fleksibel saja, tinggal sesuaikan dengan kondisi dan seberapa besar risk yang bisa kita tanggung. Ada beberapa teman yang curhat tidak punya trailing stop di OLT nya atau bahakan untuk sekedar stoploss pun tidak ada. Itu artinya mungkin sekuritas anda tidak mengijinkan anda bermain saham gorengan.HEHE…Tapi kalau anda mau bermain gorengan gimana dong ? Ya bikinlah akun di sekuritas yang memiliki fitur stoploss dan trailing stop. Ingat, ini senjata wajib untuk bermain saham gorengan. Bermain gorengan tanpa fitur itu sama seperti pergi berperang tanpa senjata. Bandar pakai senapan shotgun, kita hanya tangan kosong ?!! Alamak…..

6. Nah bagaimana cara menentukan entry yang tepat untuk saham gorengan ? Tentunya HARUS menggunakan chart intraday, lihat pergerakan TF 5 menit, cari support kuatnya dan cobalah entry di titik itu. Untuk take profit secara manual agak lebih tricky karena ada banyak faktor yang harus kita lihat, beberapa mengatakan harus melihat tape readingnya. Tape reading itu semacam melihat bid-offer, bagaimana bid offer terbentuk, bagaimana bid offer dimakan, siapa broker yang mendominasi trading waktu itu, apakah dia buy atau sell, dsb nya. Mungkin lain kali saya akan mencoba memasukkan beberapa pakar trader tape reading di tulisan saya berikutnya, tentunya kalau orangnya berkenan, karena terus terang saya tidak terlalu sering memperhatikan tape reading. Saya hanya mengandalkan chart TF 5 menit, lihat supportnya, dan saya buy di situ. Trus pasang stoplossnya, kalau sudah cuan tinggal pasang trailing stop. DONE. Begitu saja, as simple as that.

7. Seringkali ketika kita sudah kena trailing stop, harga malah naik terus. Nah kalau ini, saya cenderung untuk tidak akan mengejar lagi untuk masuk karena psikologis kita kadang terganggu, greedy bisa muncul. Jarang sekali saya masuk di suatu saham lebih dari 2 kali di suatu hari untuk copet di sana. Tapi untuk yang sudah pro, mungkin bisa berkali-kali…HEHE…MINDSET yang benar untuk copet adalah, ikhlaskan saja kalau kita sudah TP dan ternyata harga sahamnya naik lagi, JANGAN DIKEJAR ! Artinya rejeki anda cukup di situ, syukuri saja, daripada anda masuk lagi dan ternyata harga saham turun, cuan yang sudah didapat hilang, eh malah berganti loss..hehe (sounds familiar, eh …)

8. Ada satu tips yang menjadi semacam hal umum. Bahwa ketika suatu saham gorengan sudah ARA, maka ada kemungkinan MINIMAL besoknya bisa cuan 5% dari harga close sewaktu ARA. Sehingga banyak teman trader yang mencoba mengambil peruntungan dari situ. YA, tidak selalu tapi mungkin sekitar 70% terjadi lah demikian. ENAK kan ? hehe…

Hmm…Apalagi yah? Ada banyak suka-duka bermain saham gorengan, saya tidak anti saham gorengan. Kenapa? Semua saham tenbagger, selalu dimulai dari status sebagai saham gorengan. Contohnya INAF, NIKL, INDY, AGRO, DOID, dll..Bukankah dulu mereka disebut sebagai saham gorengan, tapi faktanya mereka bisa menjadi saham tenbagger. Tetapi tentu saja, tidak semua saham gorengan bisa menjadi tenbagger, tetapi SEMUA SAHAM TENBAGGER PASTI BERAWAL DARI STATUS SEBAGAI SAHAM GORENGAN. Nah tinggal bagaimana kita sebagai trader, pintar-pintar mengikuti momentum di pasar.

OK, saya rasa cukup sekian, have a nice weekend dengan semua anggota keluarga yang tercinta, jangan mikirin saham terus boss, anda hidup kan bukan cuma buat saham, jangan sibuk buka tele , whats app, dll di weekend,,,But spent your weekend with your precious one..God bless us.

Salam cuan

Etuz
adminMarch 25, 2017

Hell

Obama, Queen Elizabeth and Vladimir Putin all died and went to hell. 

While there, they saw a red phone and asked what the phone is for. The devil tells them it is for calling back to Earth. Putin asks to call Russia and talks for 5 minutes. When he is finished the devil informs him that the cost is a million dollars, so Putin writes him a cheque. Next Queen Elizabeth calls England and talks for 30 minutes. When she is finished the devil informs her that the cost is 6 million dollars, so she writes him a check. Finally Obama gets his turn and talks for 4 hours. When he is finished the devil informs him that the cost is $5.00. When Putin hears this he goes ballistic and asks the devil why Obama got to call USA so cheaply. 

The devil smiles and replies: "Since Trump took over, the country has gone to hell, so it's a local call." 🙄

150 terkaya

Melansir Globe Asia, Senin (20/3/17)berikut daftar lengkap 150 orang terkaya di Indonesia setelah TAX AMNESTY :

150. Ishak Charlie
Arga Citra Kharisma 
US$ 530 juta

149. Marimutu Maniwanen
Busana Apparel Group
US$ 570juta 

148. Setiawan Djody
Setdco Group 
US$ 535 juta 

147. Tandean Rustandy
Arwana Citramulia 
US$ 540 juta

146. Bambang Setijo
Pan Brothers
US$ 550 juta

145. A Siang Rusli ALI 
CAPITAL GROUP
Kurnia Tetap Mulia 
US$ 573 juta

144. Jacobus Busono
Pura Group
US$ 575 juta 

143. Fajar Suhendra
Sumatra Growth Group 
US$ 578 juta

142. Soedjono
Wira Sakti Adimulya
US$ 581 juta

141. Mintarjo Halim
Sandratex
US$ 593 juta 

140. Batihalim Stefanus
Nojorono Tobacco 
US$ 595 juta

139. Rudy Unjoto
Daliatex Kusuma
US$ 596 juta 

138. A Tong
Roda Vivatex
US$ 598 juta

137. Honggo Wendratno
Arsari Pratama
136. Anna Bambang Surjo Sunindar
Kirana Tanker
US$ 600 juta 

135. Ricardo Gelael
Fast Food Indonesia 
US$ 605 juta

134. Iskandar Widyadi
Bank Jasa Jakarta 
US$ 612 juta

133. Shindo Sumidomo 
Siantar Top
US$ 613 juta 

132. Siti Hardijanti Rukmana
Citra Lamtoro Gung Persada
US$ 615 juta

131. Mardjoeki Atmadiredja
Surya Toto Indonesia
US$ 617 juta

130. Widarto 
Sungai Budi Group
US$ 620 juta  

129. G Lukman Pudjiadi
Jayakarta Group
US$ 622 juta 

128. GS Margono
Gapura Prima Group
US$ 625 juta 

127. Stanley S Atmadja
Asco Automotive
US$ 627,5 juta 

126. Samin Tan
Borneo Lumbung
US$ 630 juta 

125. Rachmat Gobel
Gobel International
US$ 635 juta

124. Bambang Trihatmodjo
Asriland
US$ 655 juta 

123. Karmaka Surjaudaja
OCBC NISP Group
US$ 657 juta 

122. Ilham Habibie dan Thareq Habibie
Ilthabi Rekatama
US$ 658 juta 

121. Elizabeth Sindoro
Dan Liris, Paramount Group
US$ 661 juta 

120. Budi Purnomo Hadisurjo
Optik Melawai
US$ 665 juta 

119. Sri Sultan Hamengkubuwono X
Sultan Yogyakarta
US$ 672 juta 

118. Sendi Bingei
Sumatra Tobacco Trading: Tobacco, food
US$ 690 juta 

117. Johanes B. Kotjo
Apac Group: Textiles
US$ 710 juta 

116. Anton Setiawan
Tunas Group
US$ 715 juta 

115. Pontjo Sutowo
Nugra Sentana Group
US$ 718 juta

114. Kaharudin Ongko
Ongko Group
US$ 725 juta 

113. Tan Tjai Kie
Gunung Garuda Steel
US$ 727 juta

112. Winarko Sulistyo 
Fajar Surya Wisesa
US$ 732 juta

111. Siswono Yudohusodo 
Bangun Cipta Sarana: Construction, livestock breeding
US$ 733 juta 

110. Soetjipto Nagaria
Summarecon Group
US$ 735 juta

109. Paulus Tumewu
Ramayana Group
US$ 742 juta 

108. Johnny Widjaja
Sintesa Group
US$ 744 juta 

107. Henry Onggo
Ratu Sayang Group
US$746 juta  

106. Benny Suherman
Studio 21 Group
US$ 748 juta 

105. Chandra Lie dan Hendry Lie
Sriwijaya Air
US$ 748,5 juta 

104. Boyke Gozali
Mitra Adi Perkasa
US$ 751 juta 

103. Oesman Sapta Odang
OSO Group
US$ 751,8 juta

102. Muljadi Budiman Honda Prospect Motor
US$ 765 juta

101. Didi Dawis
Ling Brothers
US$ 768,4 juta 

100. Djoenaedi Joesoef
Konimex
US$ 770 juta  

99. Iwan Lukminto
Sritex Group
US$ 771 juta 

98. Tatang Hermawan
Fuju PalapaTextiles, Bank Parahyangan
US$ 773 juta 

97. Sabana Prawirawidjaja
Ultrajaya Group
US$ 780 juta 

96. Jahja Santoso
Sanbe Farma
US$ 781,6 juta 

95. Rudolph Merukh dan Lucky Merukh
Merukh Enterprises
US$ 782 juta 

94. Sukamdani Sahid Gitosardjono
Sahid Group
US$ 790 juta 

93. Yos Sutomo
Sumber Mas
US$.792 juta 

92. K. Gowindasamy
Mitra Jaya Group
US$ 794 juta 

91.Surya Dharma Paloh
Media Indonesia 
US$ 796,8 juta

90. Dahlan Iskan
Jawa Pos Group
US$ 797,4 juta  

89. Kris Taenar Wiluan
Citra Mas Group
US$ 801 juta

88. Keluarga Hendro Setiawan 
Pikko Group
US$ 803 juta

87. Rosan Roeslani
Recapital
US$ 804 juta

86. Trihatma K Haliman
Agung Podomoro Group
US$ 822 juta 

85. Mohammad Reza Chalid
Global Energy Resources
US$ 825 juta

84. Harry Sanusi
Kino Group
US$ 827 juta 

83. Sugiono W Sugialam dan Kindarto Kohar
Trikomsel Group
US$831 juta

82. Jimmy Masrin
Lautan Luas Group
US$ 832 juta 

81. Ginawan Tjondro
CNI Group
US$ 835 juta

80. Rudy Suliawan
Karang Mas Sejahtera
US$ 840 juta 

79. Arifin Panigoro dan Hilmi Panigoro
Medco Group
US$ 842,7 juta

78. Kiki Barki
Harum Energy Group
US$ 845 juta

77. Henry Pribadi
Napan Group
US$  846 juta 

76. Alim Markus
Maspion Group
US$ 847 juta

75. Iwan Budi Brasali dan Aldo Brasali
Brasali Group
US$ 847,8 juta

74. Hendro Gondokusumo
Intiland
US$ 851 juta

73. Amirsjah Risjad
Risjadson Group
US$ 852,7 juta

72. Heru Hidayat
Inti Agri Resources
US$ 853 juta

71. Wiwoho B Tjokronegoro
Indika Energy
US$ 855 juta

70. Sutanto Djuhar
First Pacific
US$ 857 juta

69. Agus Lasmono Sudwikatmono
Indika Energy
US$ 858,5 juta

68. Purnomo Prawiro
Blue Bird Group 
US$ 861 juta 

67. Tan Kian
Dua Mutiara
US$ 863 juta

66. AHK Hamami
ABM Investment Trakindo Group
US$ 865 juta

65. Sofjan Wanandi
Gemala Group, Santini Group
US$ 872 juta

64. Sudhamek
Garuda Food Group
US$ 872,8 juta

63. Soegiharto Sosrodjoyo
Rekso Group
US$ 873,8 juta

62. Bachtiar Karim
Musim Mas
US$ 882 juta 

61. Desi Sulistio Hidayat dan keluarga
Sido Muncul
US$ 884 juta 

60. Harjo Sutanto
Wings Group
US$ 886 juta

59. Subianto Tjandra
Ateja Group
US$ 888 juta

58. George Tahija dan Sjakon Tahija
Austindo Nusantara Jaya
US$ 888,6 juta 

57. Kuncoro Wibowo
Ace Hardware
US$ 889,1 juta 

56. Hutomo Mandala Putra
Humpuss
US$ 891 juta 

55. Muki Tan
Rodamas Group
US$ 892 juta

54. Eka Tjandranegara
Mulia Group
US$ 893 juta

53. John Chuang
Ceres Indonesia, Petra Food
US$ 895 juta

52. Prajogo Pangestu
Barito Pacific Group
US$ 896,5 juta

51. Jan Darmadi
Jan Darmadi Group
US$ 897,2 juta

50. Osbert Lyman
Lyman Group: Property, plantations
US$ 898 juta 

49. Jusuf Kalla dan keluarga
Kalla Group
899 juta

48. Boenjamin Setiawan dan keluarga
Kalbe Farma
US$ 899,3 juta

47. Sandiaga Uno
Saratoga, Recapital: Private equity, investment
US$ 900 juta

46. Alexander Tedja dan Melinda Tedja
Pakuwon Group 
US$ 902 juta

45. Benny Subianto
Persada Capital Group
US$ 905 juta 

44. Hashim Djojohadikusumo
Arsari Group
US$ 1,030 miliar

43. Tomy Winata
Artha Graha Group
US$ 1,1 miliar

42. Luntungan Honoris
Modern Group
US$ 1,15 miliar

41. Johan Lensa
J Resources
US$ 1,26 miliar

40. Gunawan Jusuf
Sugar Group Companies
US$ 1,3 miliar

39. Handojo Santoso
Japfa Comfeed Group
US$ 1,52 miliar

38. Sugianto Kusuma (Aguan)
Agung Sedayu, Bank Artha Graha 
US$ 1,53 miliar

37. Martias dan Tjiliandra Fangiono
First Resources 
US$ 1,55 miliar

36. Mu’min Ali Gunawan
Panin Group
US$ 1,57  miliar

35. Husein Djojonegoro
ABC, Orang Tua Group
US$ 1,61 miliar

34. Teddy Thohir dan Garibaldi Thohir
TNT Group
US $1,642 miliar

33. Rusdi Kirana
Lion Air Group 
US$ 1,65 miliar

32. Dato Low Tuck Kwong
Bayan Resources 
US$ 1,68  miliar

31. Hartadi Angkosubroto dan Husodo Angkosubroto
Gunung Sewu Group 
US$ 1,75 miliar

30. Murdaya Poo dan Siti Hartati Murdaya
Central Cipta Murdaya 
US$ 1,78 miliar

29. Kartini Muljadi dan Handojo S Muljadi
Tempo Scan Group
US$ 1,85 miliar

28. Suryadi Darmadi
Duta Palma Nusantara Group
US$ 1,88 miliar

27. Benjamin Jiaravanon dan Jialipto Jiaravanon
Charoen Pokphand Indonesia 
US$ 1,92 miliar

26. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono
Harita Group
US$ 1,93 miliar

25. The Nin King
Argo Manunggal Group
US$ 1.95  miliar

24. Djoko Susanto
Sumber Alfaria Trijaya
US$ 1,985 miliar

23. Aksa Mahmud
Bosowa Corporation
US$ 2,1 miliar

22. Ciputra
Ciputra Group 
US$ 2,2 miliar

21. Jakob Oetama dan Lilik Oetama
Kompas Gramedia Group 
US$ 2,3 miliar

20. Haryanto Adikoesoemo
AKR Corporindo 
US$ 2,48 miliar

19. Hary Tanoesoedibjo
MNC Group
US$ 2,56 miliar

18. Eddy Sariaatmadja dan Fofo Sariaatmadja
Elang Mahkota Teknologi
US$ 2,72 miliar

17. Edwin Soeryadjaya
Saratoga, Recapital, Plantation BB
US$ 3,6miliar

16. Martua Sitorus 
Wilmar International 
US$ 3,8 miliar

15. Tahir
Mayapada Group
US$ 3,85 miliar

14. Peter Sondakh
Rajawali Group 
US$ 3,87 miliar

13. Sjamsul Nursalim
Gajah Tunggal Group
US$ 3,88 miliar

12. Theodore P Rachmat
Triputra Group, Adaro
US$ 3,9 miliar

11. Mochtar Riady
Lippo Group 
US$ 4,2 miliar

10. Sukanto Tanoto
Royal Golden Eagle
US$ 4,8 miliar

9. Eddy William Katuari
Wings Group
US$ 4,85 miliar

8. Aburizal Bakrie
Bakrie Group
US$ 4,86 miliar

7. Putera Sampoerna
Sampoerna Strategic 
US$ 4,865 miliar

6. Sri Prakash Lohia 
Indorama Group 
US$ 4,87 miliar

5. Chairul Tanjung
CT Corp 
US$ 5,7 miliar

4. Susilo Wonowidjojo
Gudang Garam 
US$ 7,3miliar

3. Eka Tjipta Widjaja
Sinar Mas Group 
US$8,6 miliar

2. Anthoni Salim
Salim Group, First Pacific 
US$ 10,2 miliar

1. Robert Hartono & Michael Hartono 
Djarum Group BCA
US$ 10,5 miliar
(Vna/Ndw)