Kamis, 19 April 2018

Siasat Jahat

*Akal Sehat VS Siasat Jahat*

Ini tentang sebuah sikap. Satu hal, yang perlu di uji dengan mekanisme nalar publik.

Politik hari-hari, kian dikotomis. Problemnya pembedaan-pembedaan itu, bukan lagi dalam upaya revitalisasi nalar publik. Kendati, setiap dalam rangka involusi pikiran.

Kita tak hendak menghakimi celoteh Rocky dengan pasal-pasal kriminal. Dalam definisi agnostik, boleh jadi ada kebenaran disana.

Tapi sialnya, Rocky ibarat sensor pemanas yang tersingkap selaput kerak dan lendir-lendir oli yang meluber. Ada atau tidak ada komponen itu, tetap tidak berguna.

Saya coba mengingat. Saat itu saya bersama Agus Istijanto. Jika tak salah hampir sebelas  tahun lalu. Pertemuan saya dan Rocky di kediaman Bondan Gunawan, Cempaka Putih Timur No. 45.

Berkali-kali, dia ucapkan Politik "akal sehat" dan disandingkan dengan "politik harapan". Dengan lagaknya yang kenyang filsafat, dia membuat diagram ideologi. Itu yang saya ingat. Dan keusilan saya memantik utilitarianisme.

Kesan saya saat itu, orang ini punya semangat yang tulus menjaga republik. Tentu, kesan sok' Menteng itu yang tak akan lekang dalam horizon pikiran saya.

*Akal Sehat*
Entah siapa yang lebih dulu, menorehka kalimat politik akal sehat diantara mereka. Dugaan saya semantik itu adalah rumusan Almarhum Syahrir. Dan Rocky hanya sebagai backing vocal dari suara Syahrir. Jika kita tidak ingin mengatakan Rocky adalah asisten Ci'il.

Yang pasti, politik akal sehat adalah sebuah pupuk terbaik untuk tumbuh suburnya kebangsaan kita.

Setelah pertemuan di Cempaka Putih 45, saya berkenalan lebih akrab dengan pikiran Rocky. Satu-satunya saluran yang paling mungkin adalah melalui media sosial.

Berkali-kali saya blusukan pasar buku-buku bekas, tak satu pun saya menemukan pikiranya yang termanifest dalam sebuah jurnal, apalagi buku.

Singkat cerita, saya memaknai politik akal sehat adalah satu upaya mengambil alih fungsi sosial yang kerap ditinggalkan kaum intelektual. Apakah itu ? Sebagai kompresor dan kondensator. Filsafat sebagai pandangan hidup, seharusnya bisa mengaktivkan kedua fungsi kerja itu secara seksama.

Akal sehat bisa menjadi kompresor, disaat argumen-argumen publik dikelola tanpa melirik secuil kepentingan elektoral. Jika, pendapat itu dilantamkan diatas podium elektoral. Maka sejatinya, pandangan itu harus mati atas nama peradaban.

Dalam hal yang lain, akal sehat juga menarik satuan elemen politik harapan. Dengan begitu, politik akal sehat berfungsi sebagai kondensator. Konflik dan segregasi sosial di redam dalam sebuah khazanah kebangsaan. Dan pada waktunya, energi yang tersimpan dialirkan untuk kemajuan zaman.

Saya tidak tahu, apakah Rocky memahmi fungsi-fungsi akal sehat itu. Atau, dia hanya mengulang tentang sesuatu yang diucapkan Ci'il, tanpa pernah mengerti satu kalimat pun.

Satu tahun lalu, di sebuah senja yang syahdu. Saya, Tumpak Sitorus dan seorang Professor Hukum UI, melakukan ritus akal sehat.

Sore itu adalah ritus bagi kami. Cerita politik, filsafat dan ketololan elit partai politik. Bagi kita, itu semacam hiburan yang mendidik. Selain tetap mengaktivkan nalar kritis pada rezim penguasa.

Entah Malaikat mana, yang menuntun kita menentukan nama Rocky Gerung, sebagai subjek hiburan.

Sang Professor hukum membeberkan fakta begitu naifnya Rocky Gerung. Dalam peradaban maya Rocky berupaya mempertahankan reputasi sebagai "Devil Advocate". Tapi sialnya, dalam keseharian Rocky adalah hamba sahaya dari sebuah persekongkolan oligarki politik. Ya, Rocky saat itu melatih AHY.

Tumpak Sitorus menguatkan saya. Orang yang pernah menjadi pimpinan Rocky Gerung saat membangun Partai Indonesia Baru. Besutan Dr. Syahrir.

Tumpak meneguhkan, bahwa hidup Rocky mahal, sedangkan dulu hidupnya ditanggung oleh Almarhum Ci'il. Dan Rocky, memang tidak pernah menjadi Dosen UI.

Sejenak, politik akal sehat saya aktiv. Ada semacam hasrat akal sehat, membuka tabir basa-basi Rocky. Disanalah, untuk pertama kalinya saya menantang Rocky Gerung. Secara terbuka.

Banyak orang yang tidak memahami. Menerka, ini adalah soal popularitas. Sama sekali tidak. Harapanya, ini adalah perjuangan "Akal Sehat". Prasyaratnya adalah kejujuran publik. Dalam hal ini, Rocky sudah jauh menyimpang dari khazanah pikiran Ci'il. Soal politik akal sehat.

Rocky menipu daya publik, dengan retorika yang ditopang oleh bobroknya moralitas. Disitu, Rocky mulai demagog. Bersyair soal kedunguan.

*Siasat Jahat*

Pejuang akal sehat, tidak boleh terpancing dengan diksi "Kitab Suci Fiksi". Akal sehat bergantung pada nalar publik, dengan begitu kita harus lebih percaya pada perbincangan publik.

Tentu, tidak mudah. Kendati yang pasti, Rocky  dan gerombolan boy bandnya sedang melakukan siasat jahat.

Siasat jahat itu adalah provokasi terhadap institusi Polisi. Mungkin sekarang Rocky sedang mengidam-idamkan Rieziq Shihab.

Betapa jahatnya, maka dia sedang merelakan dirinya untuk dijadikan martir dari gerombolan pembenci Jokowi.

Secara perlahan, Rocky berhasil menghasut publik untuk mengkhianati keyakinan teologisnya sendiri.

Dalam definisi agnostik, atau bahkan ateisme apa yang diucapkan Rocky mengandung kebenaran. Namun tetapi, dalam keyakinan liturgis itu bertolak belakang.

Jika saya mengacu dalam definisi Islam, perintah Sholat termaktub dalam ayat-ayat Al-Quran. Maka berarti, bagi saya Al-Quran bukanlah fiksi. Al-Quran adalah keyakinan yang bukan berlatar karangan.

Siasat jahat, berjalan efektiv. Banyak orang membela Rocky, soal pernyataan Kitab Suci Fiksi. Para pembela itu, tentu mereka yang sepakat dan menerima perintah ibadahnya adalah sebuah karangan.

Mereka yang juga menerima dan yakin, bahwa pristiwa-pristiwa Ilhiah juga karangan pencetak kitab.

Siasat jahat Rocky, memiliki suksesi atas de-teologisasi. Satu upaya, merendahkan nilai-nilai keyakinan teologis.

Jika begitu, anda berada dimana ?

Salam,

*Abi Rekso Panggalih*
*Pejuang Akal Sehat*

Bukan Reformer

Aktivis 98 Tolak Amien Rais jadi Bapak Reformasi

JAKARTA - Aktivis 98 menolak rencana pemberian gelar kepada Amien Rais sebagai bapak reformasi yg mau di lakukan oleh BEM UI, BEM SI, BEM NUS.

Adik adik ini harus banyak belajar dan cari tau dulu seperti sejarah pergerakan 98, jangan dapat info yg tidak benar .

Amien Rais dinilai tidak pantas menerima gelar itu karena tidak terjun langsung saat peristiwa Mei 1998.
"Selama ini masyarakat tahunya pergerakan 1998 itu dimotori oleh Amien Rais. Itu hal yang keliru," kata aktivis 98 Wahab Talaohu  kepada wartawan Selasa (17/4/2018).

Menurutnya, pergerakan Mei 98 murni gerakan mahasiswa yang ingin menurunkan  presiden Soeharto saat itu yang sudah 32 tahun berkuasa.
"Jadi siapa Amien Rais. Dia tidak terlibat dilapangan dalam aksi itu.

Jadi kami menolak jika Amien Rais akan diberikan sebagai bapak reformasi," ujar Wahab yang juga pendiri Forkot dan Famred ini .

Dirinya mengaku memang sdh mendengar adanya upaya sejumlah kelompok yang akan memberikan penghargaan kepada Amien Rais tapi memanfaatkan adik adik mahasiswa yg buta akan  sejarah 98.
"Namun kami menghimbau kepada pihak-pihak yang akan memberikan gelar agar mengurungkan niatnya," ujar Wahab tegas.

Amien Rais kami tolak sebagai bapak Reformasi karena :

1. Amien tidak terlibat secara total dalam gerakan reformasi 1998, karena Amien hanya terlibat dalam gerakan pemakljulan Suharto.

2. Amien Rais kami tolak sebagai bapak Reformasi karena beliau mendukung Habibie pasca jatuhnya Suharto padahal gerakan reformasi artinya gerakan menolak rezim orde baru (Suharto - Habibie) sebagai paket dari sebuah sistim yang sangat korup, sistim yang menindas yang harus ditolak.

3. Saat gerakan reformasi diperjuangkan kami dihadapkan dengan Pam Swakarsa (sipil yg dipersenjatai) Amien tidak membela kami justru diam ketika terjadi kekerasan terhadap mahasiswa pada saat itu.

4. Amien waktu menjabat sebagai ketua MPR beliau juga menolak tragedi kemanusiaan seperti trisakti semanggi1 dan 2 sebagai kejahatan HAM berat maka beliau tidak pantas diberi gelar tokoh Reformasi.

Padahal tragedi kemanusiaan itulah yang melahirkan reformasi, intinya Amien tidak pernah berdarah darah bahkan kami tolak saat pendudukan DPR/ MPR pada bulan Mei.

Kami meminta kepada adik-adik mahasiwa yakni BEM untuk  membatalkan niatnya untuk memberikan gelar bapak reformasi kepada bapak amien rais, sebab sesungguhnya  pak amien rais  bukanlah tokoh reformasi seperti yang dibayangkan oleh adik-adik mahasiswa.

Saya yakin dan percaya adik-adik mahasiswa ini memiliki keterbatasan referensi sejarah terkait pergerakan 98 yang menghasilkan yang namanya agenda besar reformasi, reformasi yang kita nikmati pada saat sekarang adalah hasil dari perjuangan gerakan mahasiswa 98 dimana dalam memperjuangkan reformasi itu sendiri harus ditebus dengan darah, nyawa dan bahkan terjadi penghilangan terhadapa kawan-kawan mahasiswa 1998 baik di jakarta maupun di daerah.

Amien sendiri tidak pernah berdarah-darah dalam memperjuangkan reformasi itu sendiri.

Amien tidak pernah bersama dengan kawan-kawan di lapangan kecuali pada bulan mei itu pun ditolak oleh kami mahasiswa pada saat itu karna pak amin mencoba melakukan klaim seolah-olah gerakan pada saat itu merupakan gerakan yang di konsolidasikan  oleh pak amien rais.

Padahal itu adalah  kekuatan moral yang sebetulnya  sudah kami bangun sejak lama, kami tolak beliau di DPR dan terbukti pak amien rais sendiri bukanlah tokoh reformis, karna reformasi itu sendiri adalah menolak rezim orde baru itulah reformasi total.

Menolak rezim orde baru artinya menolak Soeharto dengan kroni-kroninya termasuk kami menolak pak Habibie pada saat itu  karena menurut kami pak Habibie adalah perpanjangan tangan dari  Harto maka dia bagian dari rezim orde baru yang harus di tolak oleh gerakan  mahasisa pada saat itu nah sementara pak amien rais adalah pendukung dari pak Habibie.

 Oleh karna itu tidak pantas dan tidak layak  Amien di berikan gelar bapak reformasi.

Kami mahasiswa yang bergerak pada saat itu baik di jakarta maupun di daerah kami tidak berani melakukan klaim sejarah sebagai tokoh reformasi apalagi Amien yang tidak pernah berdarah-darah.

Ini yang harus di pahami oleh adik-adik mahasiswa mungkin karena mereka memiliki keterbatasan referensi dan selama ini publik terjadi distorsi bahwa seolah-olah  Amien adalah tokoh reformasi.

Sesungguhnya pak amin telah melakukan aborsi reformasi bukan sebagai tokoh reformasi.

Alasan  yang lain kami menolak amien rais dan beliau tidak pantas tidak layak diberikan gelar bapak reformasi pada tahun 1998 krn  amien rais justru berhadap-hadapan dengan kita mahasiswa pada tahun 1998.

 Mahasiswa menuntut agenda reformasi amien rais justru melakukan perlawanan terhadap kami dengan membentuk  pasukan PAM Swakarsa dimana masayarakat sipil dikonsolidier dimobilisir dengan menggunakan embel-embel agama dan dipersenjatai dengan bambu runcing.

Mereka dihadapkan dengan kita dimana pada saat itu kami sedang memperjuangkan agenda besar yakni agenda reformasi.

Wahab juga menegaskan soal Adili Soeharto dan kroni kroni nya serta usut pelanggaran HAM sbg agenda reformasi tidak pernah menjadi prioritas Amien . Padahal akibat reformasi lah....si Amien ini bisa jadi ketua MPR ..Jadi pejabat negara.

Belum lagi agenda reformasi ..hapuskan KKN...eh ternyata Amien nyangkut masalah alkes, yg diumumkan KPK beberapa waktu lalu.Sedang kami yg pelaku reformasi tidak pernah mengklaim sbg bapak reformasi atau pejuang hebat reformasi ..

Sebab, gerakan reformasi itu mmg gerakan rakyat dan mahasiswa ..bukan gerakan Amien Rais, " demikian Wahab menutup pembicaraannya .

Rabu, 18 April 2018

Berdalih

Tiongkok-China

BANYAK DALIH, SUSAH MAJU
DAHLAN ISKAN 6 April 2018

Begitu sering saya ke Amerika. Tulisan saya pun lebih banyak tentang negeri itu. Mirip sekarang yang lebih banyak tentang Tiongkok. Bahkan hal kecil pun saya tulis.

Misalnya soal keheranan orang Amerika atas sepakbola. Waktu piala dunia dilaksanakan di sana. Mengapa di lapangan begitu luas wasitnya hanya satu. Padahal di basket yang lapangannya lebih kecil dan pemainnya hanya lima wasitnya dua. Belum lagi mengapa skor akhirnya begitu miskin. Hanya 1-2 atau bahkan 0-0. Mengapa ketika terjadi gol teriakannya begitu panjang dan seru dan ternyata hanya untuk satu gol. Bukan sebuah three point. Mengapa satu babak, katanya 45 menit tapi sampai menit ke 48 belum dinyatakan selesai.

Tentu lebih banyak lagi yang serius. Tentang kehebatan Amerika. Maksud saya: agar kita bisa meniru. Setidaknya terinspirasi. Agar Indonesia juga maju.

Ternyata respons kita tidak begitu. Reaksi kita pada umumnya justru negatif: Amerika kan sudah 200 tahun merdeka. Kita kan (waktu itu) belum 50 tahun. Mana bisa dibanding-bandingkan.

Pemerintah cenderung selalu punya dalih untuk tidak bisa membuat negara maju. Waktu itu.

Ternyata itu benar-benar hanya dalih. Terbukti saat saya sering menulis tentang kemajuan Singapura respons kita juga dalih. Padahal Singapura lebih belakangan merdeka. Juga miskin sekali. Tapi dalih selalu tersedia: Singapura kan negara kecil. Hanya satu pulau mini. Penduduknya hanya 2 juta (saat itu). Pantas saja kalau lebih maju. Membangunnya gampang. Kita tidak usah iri. Apalagi menirunya. Kalau Singapura rewel terhadap kita gampang saja. Tidak perlu perang. Cukup kita semua ramai-ramai kencing bersama di sana. Singapura sudah tenggelam.

Tahun 1990-an saya diajak teman-teman pengusaha Surabaya ke Nanjing. Ibukota Tiongkok di zaman lama. Untuk ikut kongres pengusaha Tionghoa sedunia. Sayalah satu-satunya yang berkulit coklat di lautan orang kaya sedunia itu. Belum bisa bahasa mandarin pula. Saya tidak mengerti apa pun yang dibicarakan.

Saya kaget. Tiongkok sudah sangat berbeda dengan yang pernah saya lihat. Hanya berselang empat tahun. Kemiskinan masih terlihat di mana-mana. Tapi pembangunan juga mewabah di segala area.

Gedung pencakar langit, jalan yang diperluas, kampung yang digusur terlihat tidak habisnya. Mobil sudah begitu banyak. Toko sudah penuh dengan pajangan.

Memang masih banyak wanita muda cuci rambut dengan air baskom di pinggir-pinggir jalan. Yang air samponya dibuang begitu saja di parit. Itulah salon kecantikan kelas kaki lima. Di mana-mana. Tapi salon yang beneran juga sudah mulai ada.

Kesadaran untuk tampil cantik muncul seperti tiba-tiba. Seperti juga kesadaran untuk mulai membuka usaha. Benar-benar seperti kuda yang sudah lama dikekang.

Dulu wanita hanya boleh bercelana panjang dan berbaju Mao. Kainnya satu warna: abu-abu. Rambutnya hanya boleh dikepang. Dulu, semua usaha milik negara.

Toko kelontong pun milik negara. Warung jualan bakpao pun milik negara.

Maka begitu Deng Xiaoping menggantikan Mao Zedong semua berubah. Rakyat boleh berusaha. Boleh jualan. Wanita boleh bersolek. Boleh pakai baju apa pun.

Deng Xiaping dikenal dengan dua fatwanya: 1) Menjadi kaya itu satu kemuliaan. 2) Tidak peduli kucing itu hitam atau putih, yang penting bisa menangkap tikus.

Tahun-tahun berikutnya adalah tahun sejarah: mengalahkan Indonesia, mengalahkan Italia, mengalahkan Inggris, mengalahkan Jerman dan akhirnya mengalahkan Jepang.

Tinggal Amerika yang belum. Mungkin tak lama lagi. Dulu ekonomi Tiongkok hanya sebesar satu negara bagian Amerika.

Kini ekonomi satu kota Shenzhen saja sudah lebih besar dari negara Filipina.

Selamat tinggal kemiskinan. Selamat tinggal riuhnya ting-tong bel sepeda. Selamat tinggal baskom di tepi jalan.

Sejak itu saya jatuh hati pada Tiongkok. Terutama pada semangatnya untuk maju. Pada caranya untuk maju. Dan pada perencanaan target kemajuan itu.

Inilah negeri yang miskinnya melebihi Indonesia. Yang besarnya melebihi Indonesia. Yang tahun merdekanya kurang lebih sama dengan Indonesia. Kok bisa maju.

Adakah kita masih punya dalih? Untuk ketidakmajuan kita? Akankah kita mau kencing bersama di sana?
Itulah jawaban atas pertanyaan mahasiswa S3 Universitas Pajajaran Bandung itu.

Saya harus banyak menulis tentang Tiongkok. Saya bisa 12 kali setahun ke sana. Paling tidak tiga kali setahun. Ke kota besarnya. Ke kota kecilnya. Ke pelosok-pelosok desanya.

Ke pojok seperti Xixuangbanna. Di perbatasan Myanmar. Ke Dandong di perbatasan Korea Utara. Ke Heihe di perbatasan Rusia. Ke Xinjiang yang mayoritas muslim. Ke Ningxia dan Qinghai yang bergurun dan penuh masjid.

Untuk melihat negeri itu secara keseluruhan. Untuk berbelanja semangat. Agar setidaknya diri saya sendiri tidak malas. Dan tidak mudah berdalih. Semua itu atas biaya sendiri. Bukan dari pemerintah Amerika…eh Tiongkok.

Mungkin kita masih akan menemukan dalih lain. Misalnya: Tiongkok kan komunis.

Yaaa… sudahlah. Kalau begitu...SELAMAT PAGI...


Naga 🐉 China 🇨đŸ‡ŗ Bersinar 🌞

Seluruh dunia tidak ada yang berani menantang Amerika, China tidak hanya berani, malahan telah berhasil melakukannya !

Kissinger pernah berkata: Siapa yang menguasai minyak, dialah yang mengendalikan semua negara di dunia, siapa yang menguasai bahan makanan, dialah  yang mengendalikan umat manusia, Siapa yang memegang hak peredaran mata uang, dialah yang mengendalikan dunia.

Tidak ada negara yang tidak membutuhkan minyak, tetapi tidak setiap negara memproduksi minyak.

Melihat peluang bisnis yang luar biasa ini,  Saat itu Amerika menerapkan peraturan terhadap Arab Saudi dan negara lainnya yang kaya dengan hasil minyak, bahwa semua perdagangan minyak harus dilakukan dalam dolar AS, yang berarti bahwa negara mana pun yang akan membeli minyak, untuk pembayaran impor harus menukarkan mata uang mereka ke dalam dolar AS.

Negara-negara penghasil minyak, harus menerima dolar AS sebagai pembayaran baru boleh menjual minyaknya. Dengan ancaman akan mendapat segala macam masalah jika tidak menurut.

Ini berarti bahwa perdagangan minyak dunia dikuasai oleh Amerika dengan cara yang tidak jujur.

å‰ĒįžŠæ¯› (Fleecing of the Flock- to take someone's money dishonestly, by charging too much money or by cheating them)  Mengambil uang seseorang secara tidak jujur, dengan memungut terlalu banyak atau dengan menipu uang mereka.

Mengapa bisa terjadi demikian, apa dasarnya ? Dengan dasar kekuatan pesawat terbang dan artileri Amerika, bagi Amerika kebenaran adalah apa yang berada dalam jangkauan meriam mereka.

Di bawah tinju besar hegemoni Amerika, siapa yang berani membangkang ?

Dengan mengandalkan hegemoni kekuatan dolar, Amerika telah memperoleh keuntungan dan  manfaat yang luar biasa besarnya, maka siapa saja yang menantang hagemoni Amerika, mereka pasti akan diakhiri nasibnya.

Di Timur Tengah Saddam Hussein yang ambisius menyatakan ide untuk menggantikan  dolar ke euro, akibatnya oleh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Colin Powell yang  hanya dengan santai memegang dan mengacungkan sebungkus bubuk cuci pakaian di sidang PBB sebagai pertanda untuk menggulingan diktator  Irak Saddam Hussein, dengan sekejab Irak telah dihancur luluhkan dan Saddam Hussein menemui nasibnya ditiang gantung. Sekarang yang ketinggalan hanya Irak yang dengan dalih  "demokrasi" telah hancur porak poranda.

Di era siapa yang kuat makan yang lemah, kapal induk Amerika adalah penegak kebenaran. Siapa memiliki kepalan tinju yang besar dialah yang berkuasa.

Jangankan Irak, bahkan dalam kubu mereka sendiri jika ada yang berani mempersoalkan hegemoni dolar Amerika, mereka akan senasib mendapat hajaran bertubi tubi tanpa ampun.

Kanselir Jerman Angela Merkel yang yang sangat berpengaruh di Uni Eropa hanya memberikan sedkit pernyataan bahwa Euro lebih sesuai untuk penyelesaian pembayaran minyak dari pada dolar, Amerika segera bertindak, krisis moneter di Yunani mengakibatkan seluruh Uni Eropa kacau balau, sehingga Uni Eropa yang kokoh kuat hampir berantakan dan babak belur, Angela Merkel tidak berani lagi sekecap pun menyebutkan euro sebagai alat pembayaran.

Amerika dengan cara menyembelih ayam untuk menakuti monyet memperingatan kepada orang lain siapa berani menyentuhnya pasti akan tamat !

Tahun 2014, Rusia dengan berani mendahului menggunakan RMB untuk melakukan perdagangan minyak dengan China, ini adalah satu letupan yang sangat mengejutkan. Setelah itu Iran juga meninggalkan dolar AS dan menggunakan RMB. Bahkan Irak, yang "dibebaskan" oleh Amerika Serikat, ikut juga bergabung dengan kubu RMB. Venezuela bahkan lebih hebat, walau menghadapi tekanan keras dari Amerika, tidak lagi menggunakan dolar AS sama sekali.

Sejauh ini, dua pertiga pembelian minyak China telah menggunakan renminbi,  dolar AS yang telah melekat pada minyak selama bertahun-tahun ditinggalkan !

Untuk sepenuhnya mematahkan hegemoni dolar, maka China memelopori, setiap eksportir minyak yang  menerima RMB sebagai pembayaran diperbolehkan untuk menukar yuan RMB ke emas di Shanghai Gold Exchange, dengan demikian akan sangat mendorong internasionalisasi yuan, kali ini Amerika Serikat benar-benar panik.

Mengikatkan minyak, renminbi dan emas, sama dengan meningkatkan kepercayaan terhadap renminbi setara dengan emas, tidak diragukan lagi akan mendorong seluruh dunia bersaing untuk menggunakan renminbi sebagai cadangan.

Setelah langkah renminbi ditukar dengan emas, selain Amerika, ada negara lain yang cemas. Negara ini adalah Arab Saudi penguasa minyak Timur Tengah. Karena tahun demi tahun  upaya China membeli minyak dari negara-negara dengan menggunakan RMB, maka pembelian minyak dari dari Arab Saudi secara drastis berkurang.

Menghadapi pasaran besar China akhirnya, Arab Saudi pada waktu akhir akhir ini terpaksa harus  menunjukan sikap lebih akrab  dengan menyatakan harapan agar bisa bekerja sama dengan lebih baik.

Bermacam-macam  indikasi menunjukan bahwa Arab Saudi, saudara tersetia Amerika di Timur Tengah, pun akan mengikuti kecenderungan menggunakan RMB.

Jangan lupa Arab Saudi adalah penguasa besar minyak Timur Tengah, sangat besar pengaruhnya terhadap penghasil minyak lainnnya di Timur Tengah, apabila Arab Saudi membelot,  blockade  minyak terhadap Cina benar-benar akan berantakan ! Pada saat itu, China benar-benar dapat menyingkirkan cengkeraman tangan hitam Amerika ! Akan terwujud semua pembayaran impor minyak akan diselesaikan dalam RMB.

Berani menghadapi Amerika sebagai penyebab masalah, ini sama dengan menyerobot makanan dari mulut harimau, Amerika benar-benar cemas dan marah !

Tahukah jika 20 tahun yang lalu, negara yang berani berbuat demikian sama saja dengan mencari mati, Amerika Serikat akan menggunakan seribu satu macam akal untuk menghilangkannya dari muka bumi hingga ampasnya pun tidak tersisa.

Namun, China saat ini bukan  seperti dulu, setelah 20 tahun menanggung kesulitan untuk mencapai ambisinya, akhirnya berhasil mempunyai kekuatan untuk melawan Amerika, Amerika sekarang bukanlah  Amerika seperti  20 tahun yang telah silam. Setelah 20 tahun memerangi disana sini, menguras perbendaharaan negaranya, negara ini yang tadinya adidaya sudah tidak lagi segagah perkasa seperti dulu.

Negara yang memilih melakukan pembayanran dengan RMB China apakah mereka penuh kesadaran seperti Rusia, ataukah seperti Iran yang bertahun tahun dengan sekuat tenaga bertahan terhadap tekanan Amerika atau Venezuela, ataukah, Irak yang baru sadar setelah ditipu, dihancurkan oleh Amerika, semua berani berdiri dan membangkang. Dan lagi yang membuat mereka lebih  kuat dan berani  dikarenakan mitra mereka adalah China  yang diakui oleh dunia sebagai satu-satunya negara yang berani bertanding dengan Amerika.

Sebaliknya Amerika, negara kuat yang berkelahi dimana mana, menghabiskan kekuatan dan uang, utang negara menjadi bertumpuk tumpuk. Hingga membuat tragedy menutup Kongres. Setelah Trump berkuasa, terjadi kontraksi global demi melindungi diri mereka sendiri.

Bagaimanapun murkanya menghadapi merosotnya dolar, jika sebab ini akan menantang China yang sedang bangkit, benar-benar bukanlah pilihan terbaik bagi Amerika yang sedang mendekati akhirnya sebuah era.

Dalam beberapa tahun terakhir Amerika Serikat dimana-mana menjegal China di Lautan Selatan dengan gila gilaan mengganggu, mengancam China, Amerika melalui cara ini mengeluarkan rasa kemarahan hatinya. Tidak heran beberapa sarjana di Amerika mengeluh:  bahwa 20 tahun lalu karena kurang hati hati tidak dengan sengaja melepaskan China membuat Amerika Serikat menjadi sangat pasif hari ini !

Tentunya semua tahu bahwa kebangkitan China saat ini diperoleh dengan penuh kepedihan cucuran darah dan air mata. 💧😭

Ketika AS membom kedutaan China, China bertahan mengekang kemarahan. Ketika Amerika menabrak pesawat militer di Laut China Selatan, China bersabar !

Tahun 1996 saat krisis di Selat Taiwan Amerika menutup GPS dua kapal induk China di Selat Taiwan. China masih bersabar.

Saat ini, situasi di laut selatan sudah mantap. Proyek reklamasi lahan China di Gudao telah mengejutkan dunia. Vietnam memprovokasi Xisha dipukul mundur. Presiden Filipina yang anti-Tiongkok turun panggung dan akan segera diadili.

Arbitrasi Laut Tiongkok Selatan yang diprakarsai oleh Amerika Serikat tidak ada lagi juntrungannya. Jepang membeli Kepulauan Diaoyu jadi dagelan, sekarang patroli Kepulauan Diaoyu oleh China telah normal  kembali. Tidak hanya itu, kapal perang dan pesawat terbang China juga terus melaju melintasi laut Jepang, Jepang sangat marah dan tidak henti hentinya memprotes. Sebagai tanggapan, dengan galak China menjawab: "jika berkali kali kami lintasi, Jepang akan merasa terbiasa !"

Di dekat pulau karang (åŗļį¤ Daojiao) di mana militer Indonesia pernah mendarat, para ilmuwan China mengumumkan penemuan sebatang tanaman yang terancam punah, beberapa puluh kilometer sekelilingnya dibuat pagar dan dinyatakan sebagai  kawasan lindung dan siapapun dilarang masuk. Ketika berita itu keluar, netizen tertawa dan berkata: Ini adalah sebatang  pohon yang memenangkan kejayaan bagi negara.

Saat ini, di Tiongkok teleskop Tianyan telah menjadi teleskop radio terbesar dan termaju di dunia, manusia mendengarkan suara alam semesta, semua melihat China !  ✨🌈

Sekarang ponsel Huawei China telah mulai muncul,  Samsung sudah menurun ke low end, sering macet dan meledak. Bebrapa model tidak boleh dibawa keatas pesawat. Sedangkan sambutan terhadap pemasaran Apple 8  semakin kurang populer, yang berbaris mengantri pun banyak berkurang.

China telah memulaikan One Belt One Road,  menambahan banyak rute, perdagangan global tidak lagi monopoli Amerika Serikat. Kereta api Changan yang  megah dengan ratusan rentengan kereta barang bagaikan naga yang panjang, membuat setiap orang di negara yang dilewati berbaris sepanjang jalan kagum melihanya, sambil berseru: Naga China telah datang. 🐲 🇨đŸ‡ŗ

Saat ini, pembayaran elektronik melalui China Mobile telah meningkat secara menyeluruh, bahkan kakek penjual ubi panggang bisa dibayar menggunakan WeChat. Pada hal saat ini di Amerika Serikat masih mengandalkan kartu kredit yang sudah ketinggalan zaman. Banyak orang Barat yang tinggal di China ketika kembali ke negaranya merasa tidak semudah di China Mereka semua mengatakan bahwa China adalah masyarakat tanpa uang tunai, dan negaranya sendiri terlalu terbelakang. 。

Generasi kelima dari pesawat tempur siluman berat æ­ŧ (jian) -20 telah digunakan. Untuk menghadapi pesawat tempur siluman Amerika China sudah memiliki ”Bendera Merah” seri ke-9  rudal pertahanan udara, yang membuat pesawat tempur AS tidak lagi berani melanggar wilayah udara China.

Teknologi kapal selam nuklir China telah sepenuhnya ditingkatkan. Sangat menakjubkan kapal induk buatan China sendiri telah berturut-turut diluncurkan.

Armada China  telah memiliki rudal seri Dongfeng 21D, yang dapat dengan mudah menghancurkan armada kapal induk AS.

Setelah berita itu tersebar, garis pertahanan kapal induk AS dengan segera mundur ke jarak 400 kilometer dari China.

Kini China memiliki pesawat peringatan dini (early warning aircraft ) model baru, pembom strategis model baru, pesawat angkut besar type 運(yun)20, helikopter tempur, helikopter angkutan berat æ­Ļį›´(wuzhi) 10, æ­Ļį›´(wuzhi)19,  æ­Ļį›´ (wuzhi) 20. dan seterusnya sangat mempesona.

Ini adalah kecepatan China ! Ini adalah pertahanan nasional China. 🇨đŸ‡ŗ

Seratus tahun yang lalu, China telah mengalami Perang candu, Perang Pemberontakan Boxer melawan aggressor gabungan 8 negara , Perang Sino-Jepang dan sebagainya, menderita penghinaan dan penderitaan yang tak terhingga.

Seratus tahun orang-orang China bekerja keras, tekun dan menahan penderitaan. Dengan tekun membuat bom nuklir, pesawat terbang, tank.  Apa yang musuh tidak miliki, China juga buat ! 👍

Akhirnya, China hanya menggunakan waktu 60 tahun telah mengejar 200 tahun kecepatan Barat ! Dengan kucuran darah dan air mata leluhur mereka mencapai keberhasilan hari ini ! 🙏

Ketika China tiba-tiba mengeluarkan pedang muzizat, memotong putus hegemoni dolar AS, Amerika tiba-tiba menditeksi bahwa dengan berlalunya waktu, sekarang China telah bangkit dan kuat bukan lagi China dulu yang dikendalikan oleh Amerika. Mereka tidak dapat lagi mencegah  China melangkah kan kaki menuju kejayaan.  đŸ™đŸšļ‍♂

Saat ini, China dalam gelombang nuklir bergerak maju dengan kecepatan  yang mengejutkan dan telah membuat terobosan satu demi satu. Bangsa China  berharap anak-anak China akan menggunakan usaha mereka sendiri untuk menyinari kemakmuran bangsa China. 🌞

Dari pada mengatakan China membuat keajaiban, lebih tepat jika dikatakan  bahwa China adalah sebuah keajaiban !  đŸ’Ģ

Negara besar, China harus melipat gandakan upayanya untuk memulihkan kembali kejayaannya.
Naga 🐉 China 🇨đŸ‡ŗ bersinar 🌞 searah dengan 21st century  !

🎋 🐉 🌾 🐲 đŸŒģ 🕊 🌱 đŸĻ‹ 🌍

Ga Bohong

USIA

WAKTU Muhammad Ali memutuskan nekad bert+arung dengan Larry Holmes, sebagai fansnya asli gue sedih. Masalahnya Ali sudah tua, sudah gemuk dan gombyor. Gak mungkin dia bakal selincah dulu. 

Gue yakin Ali bakal kalah. Karena waktu masih jaya aja dia pernah empat kali kalah. Gue sebetulnya gak kepingin nonton. Tapi gak bisa. Maka selama nonton gue terus berdoa sambil sesekali ngedumel sama orang2 di sekelilingnya yg membiarkan Ali naik ring  di usia yg sudah gak muda lagi.

Betul aja. Malapetaka itu terjadi, Larry Holmes berhasil mengalahkan Muhammad Ali di arena Las Vegas, Oktober 1980.  Ali gak berkutik hingga pelatihnya Angelo Dundee melemparkan handuknya di akhir ronde ke-10. Kemenangan itu membuat Holmes menganggap dia lebih hebat ketimbang peraih juara dunia tiga kali tersebut.

Begitu juga dengan Presiden RI kedua, Soeharto. Pak Harto merupakan presiden yang paling lama menjabat, hingga 32 tahun. Bayangin. Soeharto kembali dipilih dan dipilih lagi menjadi presiden oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat, lewat Pemilihan Umum yg berlangsung selama 6 kali, pada tahun 1971, 1977, 1982, 1987, 1992, dan 1997. (Terlepas dr semua itu konon rekayasa ya).

Namun, mantan ajudan Pak Harto di periode terakhirnya, Sumardjono, pernah bilang, Pak Harto sebetulnya gak mau dicalonkan lagi jadi presiden. Bahkan, menurut Sumardjono, pada 1995 beliau hingga berkali-kali bilang gak ingin dicalonkan lagi.

Rupanya pernyataan Soeharto dianggap cuma buat ngetes reaksi masyarakat. Karena faktanya Pak Harto mengatakan dirinya sudah TOP (tua, ompong, dan peot). "Keinginan untuk tidak lagi dicalonkan sebagai presiden sungguh-sungguh keluar dari sanubari beliau," cerita Sumardjono lho.

Tapi rupanya pernyataan Pak Harto ditanggapi serius. Partai-partai politik dan Mabes TNI rupanya masih menginginkan Pak Harto. Bahkan Ketua Umum Golkar jaman orba, Harmoko yang juga terus mendorong2 dan bisa2nya meyakinkan Pak Harto bahwa rakyat masih menghendaki kepemimpinan beliau."

Pak Harto yg sudah sepuh itu pun ge-er. Bener enggaknya kehendak rakyat mana dia tahu. Faktanya setelah terpilih negara kolaps dan 1998 kekuasaan Pak Harto ambruk di tangan rakyatnya yg kata Harmoko masih menghendaki dia. Dan Harmoko pun menghilang dari peredaran.

Begitu juga Ketum Gerindra Prabowo, setelah dikabarkan oleh adik kandungnya sendiri gak bakal nyapres mengingat usia dan kesehatannya, ternyata orang2 di sekelilingnya gak peduli. Prabowo pun dipanas2in dan disanjung2 pula kayak jaman mantan mertuanya dulu.

Beda dgn Pak Harto yg sudah berkali2 jadi presiden, wajar kalo kepikiran mundur biar bisa hidup tenang. Atau Ali yg sudah berkali2 juara dunia, wajar kalo sudah waktunya istirahat dr bertinju.

Tapi Prabowo beda, dia sudah dua kali gagal nyapres. Jadi begitu ada yg meyakinkan utk ketiga kalinya bahwa dia masih gagah dan kuat. Apalagi belum pernah jadi presiden, darah muda di dalam fisiknya yg tua bangkit lagi. Kayak Ali yg yakin bisa mengKO Holmes yg secara fisik lebih muda dan fit.

Maka ketum Gerindra Prabowo Subianto pun menyatakan siap maju capres di Pilpres 2019. Yg menurut gue agak berlebihan, Prabowo pun diarak dengan bertelanjang dada dan dipanggul oleh para kader saat penutupan Rakornas Gerindra  malam itu. 

Dan dalam momen itu, Prabowo terlihat dipanggul oleh sejumlah kader Gerindra dengan semangat. Prabowo bahkan mengayun-ayunkan tangannya sambil mengikuti alunan musik lagu 'Sajojo'. Sementara itu, para kader di sekeliling Prabowo terlihat mengepalkan tangan tanda antusiasme mereka. 

Gue gak tahu mesti bilang apa. Sedih atau kasihan. Masalahnya dia bukan saudara gue yg perlu gue ingetin. Moga2 aja Prabowo gak dibohongi kadernya kayak Pak Harto dulu. Moga2 aja Prabowo nasibnya gak kayak Muhammad Ali yg sok kuat sampai gak mengindahkan usia dan kesehatannya. 

Beda dengan Jokowi yg berprinsip "menang gak untung kalah gak rugi", Prabowo "menang harus untung, kalah bisa gigit peci".

Sekarang, menurut gue, inilah saatnya para kader dan pendukung Prabowo jangan cuma sibuk mencari kelemahan dan menjelek2kan Jokowi, tapi juga harus mulai sibuk menunjukkan prestasi, program  dan kehebatan jagoanmu. Yakin kan bangsa Indonesia bahwa dia layak memimpin negeri ini. Sebagai mantan prajurit sejati, menanglah dgn cara kesatria. Jangan mengulangi cara2 pilkada di ... ah sudahlah.

Ingat, usia gak pernah bohong.

-ramadhan.syukur-

Layak

LAYAKKAH SEORANG PRABOWO MENJADI PEMIMPIN NEGERI INI ?



Saat kita membaca kisah hidup sosok Prabowo Subianto, kita serasa mengupas sebuah novel fiksi yang penuh aneka warna dan drama. Penggemar kuda ini lahir tanggal 17 Oktober 1951 merupakan anak ke-3 dari Bapak Prof. Soemitro Djojohadikusumo asal Kebumen dan Ibu Dora Marie Sigar keturunan Jerman-Manado seorang Kristen Protestan yang taat. Dari keempat saudaranya hanya Prabowo yang beragama Islam. Kakak beradiknya ada yang beragama Katolik dan ada yang Kristen Protestan. Ada yang mengatakan Prabowo masuk Islam karena menikahi anak Soeharto. Tapi ada yang mengatakan Prabowo menjadi Islam sejak kecil. Bagi saya itu tidak penting, karena itu adalah hak private seseorang.

Karena tumbuh dari lingkungan intelektual, Prabowo terbentuk menjadi sosok anak muda yang cerdas. Tapi disisi lain ia dikenal sebagai sosok yang sangat ambisius dan penuh kontroversi. Sikap kontroversialnya dimulai saat dia masuk Akmil tahun 1969, seangkatan dengan Susilo Bambang Yudhoyono. Seharusnya dia lulus Akmil tahun 1973, tapi karena tindakan indisipliner yang dilakukan dia sempat diberikan sanksi ditunda setahun oleh Gubernur Akmil waktu itu Sarwo Edhie Wibowo, sehingga dia baru lulus Akmil tahun 1974, bersamaan dengan Safri Syamsuddin.

Perjalanan karier militernya berlari sangat kencang setelah dia menikahi Siti Hediati Hariyadi anak ke-4 Presiden Soeharto. Sosok Prabowo berdasar referensi yang saya baca tercatat sering bersikap keluar dari etika dan norma kemiliteran yang menjunjung tinggi hirarki dan senioritas. Dari penuturan beberapa jenderal yang pernah menjadi atasannya dia bahkan pernah melawan Pangab Jenderal Benny Moerdani padahal saat itu dia masih berpangkat perwira menengah. 

Dari penuturan Jenderal Agum Gumelar yang pernah menjadi atasannya, sosok Prabowo sering mendapat keistimewaan karena semata-mata dia menantu Presiden waktu itu. Salah satunya dia pernah naik pangkat 3x pada kurun waktu hanya 2 tahun. Hal lain yang diungkapkan Agum adalah Prabowo sering bertindak diluar jalur komando yang seharusnya. Disamping itu dikatakan juga bahwa Prabowo sering meninggalkan tugas untuk pergi keluar negeri tanpa ijin atasannya. Dalam dunia kemiliteran itu hal yang luar biasa. Salah satu analisa kenapa dia berani melakukan hal tersebut mungkin dia merasa punya privilege sebagai menantu orang yang paling berkuasa di Indonesia waktu itu.

Sikap kontroversi seorang Prabowo yang paling fenomenal adalah saat dia mendatangi Presiden BJ Habibie dengan sikap marah memprotes kenapa yang ditunjuk Panglima ABRI waktu itu adalah Wiranto bukan dia. Rivalitas antara Wiranto dan Prabowo memang sangat tajam saat itu. Saksi sejarah yang menyaksikan peristiwa tersebut dan kemudian menuturkan ke publik adalah Letjend (Purn) Sintong Panjaitan. Beberapa analis politik waktu itu menduga Prabowo berharap mendapatkan mandat "semacam Supersemar-nya Soeharto saat tahun 1966" agar dia bisa tampil menjadi pahlawan dengan menertibkan kerusuhan 1998. Tapi apa lacur niat Prabowo digagalkan oleh oleh Jenderal Wiranto dkk. Analisa ini tentu saja dibantah oleh kubu Prabowo.

Namun ada hal yang tidak dapat dibantah adalah kenyataan sejarah bahwa Prabowo Subianto telah terbukti terlibat secara aktif dalam tragedi penculikan para aktivis pergerakan pada kurun waktu 1997 - 1998. Sejarah mencatat dari 23 orang yang diculik 1 orang tewas, 9 orang dibebaskan setelah disiksa, 13 orang HILANG sampai detik ini. Kenyataan sejarah ini secara gamblang telah dijabarkan secara terbuka oleh Jenderal (Purn) Fachrul Razi mantan Wakil Panglima ABRI dan Jenderal (Purn) Agum Gumelar anggota Dewan Kehormatan Perwira (DKP) yang bertugas mengadili Prabowo Subianto pada tahun 1998.

Hasil akhir dari pemeriksaan DKP yang dipimpin oleh Jenderal Soebagyo HS (Kepala Staf Angkatan Darat waktu itu), disimpulkan bahwa Prabowo Subianto telah terbukti secara pasti terlibat aktif dalam merencanakan dan memerintahkan untuk melakukan penculikan para aktivis. Dan atas kesalahannya, Prabowo diberikan sanksi DIPECAT dari dinas kemiliteran TNI. Menurut penuturan Agum Gumelar, hanya karena Prabowo saat itu menantu Presiden Soeharto, maka istilah pemecatan secara administratif diperhalus menjadi DIBERHENTIKAN dari dinas kemiliteran. Ini fakta sejarah yang TIDAK TERBANTAHKAN !!

Setelah diberhentikan dari dinas kemiliteran dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal (Purn), Prabowo menghilang dari peredaran dan melanglang ke luar negeri konon kabarnya menetap di Yordania. Setelah beberapa tahun menghilang dia kembali ke Indonesia menjadi pengusaha. Disamping itu dia juga kembali ke panggung politik melalui Partai Golkar. 

Tahun 2004 Prabowo ikut konvensi calon presiden dari Partai Golkar. Sekali lagi dia dikalahkan oleh Wiranto. Dari 5 orang peserta konvensi Partai Golkar waktu itu Prabowo memperoleh suara PALING BUNCIT hanya 39 suara. Karena kekalahan ini dia keluar dari partai Golkar dan mendirikan Partai Gerindra. Pada Pilpres 2009 dia menjadi cawapres dari Megawati. Sekali lagi dia kalah. Dan yang mengalahkan dia adalah teman seangkatannya di Akmil yaitu Susilo Bambang Yudhoyono. Pada Pilpres 2014 lagi-lagi dia kalah, kali ini dia dikalahlah oleh orang sipil bertubuh kurus cungkring bernama Joko Widodo. 

Apakah pada Pilpres 2019 dia akan kembali KALAH ? Time will tell !!!

Dari rangkaian cerita singkat tentang jejak kontroversi selama berkarir di kemiliteran dan memiliki rekam jejak "parade sering kalah" yang panjang tersebut, layakkah figur seorang Prabowo Subianto memimpin negeri ini ? Silakan menjawab berdasarkan logika dan nurani masing-masing. 

Kalau saya ? Bapak-Ibu sudah pasti tahulah SIAPA pilihan saya. Kita sama kan ?

Salam JASMERAH
(Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah)

Rudi S.Kamri

Kivlan

Kasihan prabowo di hempaskan kalau begini

Kivlan Zen: Saya Nggak Dukung Prabowo Lagi, Mending Gatot Finansialnya Besar

Mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zen yang selama ini kerap membela Ketum Gerindra Prabowo Subianto, kini mengatakan, "Kalau dia (Prabowo) mau melawan Jokowi, saya perkirakan sekarang dia kalah, sudah," ucapnya kepada kumparan. "Makanya, saya nggak dukung Prabowo lagi, karena Prabowo yaa perkiraan saya kalahlah dari segi jaringan. Percuma dong dia mencalonkan diri untuk kemudian kalah. Malu, toh?" imbuh Kivlan.

Berikut ini cuplikan kicauan Kivlan Zein:

Setelah Jokowi jadi presiden, jaringan dia hebat--jaringan pembiayaan, jaringan mekanisme pengawasan. Semua sudah dia kendalikan.

Jokowi kan sudah pegang kekuasaan. Dulu (saja) dia belum megang kekuasaan, dia sudah bisa memenangi (pilpres). Nyatanya dia bisa memenangi pertempuran dan menjadi seorang presiden.

Sekarang dia sudah pegang jaringan. Semua jaringan--jaringan keuangan, jaringan informasi, jaringan kekuasaan. Paling tidak, dia akan bisa gunakan dan kerahkan itu untuk memenangkan pertempuran.

Prabowo sudah nggak pegang kekuasaan, nggak pegang jaringan keuangan. Jaringan-jaringan lainnya seperti jaringan pendukung juga sudah pergi, ingin (calon) yang fresh. Dan yang fresh itu ya Gatot. Kalau Prabowo beri kesempatan sama Gatot, bagus.

Gatot itu finansialnya cukup, cukup besar. Dari letnan juga sudah bisnis dia. Dari letnan dua dia sudah bisnis dengan Tommy Winata, jadi itu uang sendiri, bukan uang haram, bukan uang taipan.

Jaringan keuangannya, dulu dia kerja sama dengan Gelael, Tommy Soeharto, Cendana, Tommy Winata. Saya tahu tuh.


Bayangkan saja uangnya, tapi itu nggak bisa diekspose, toh. Belum lagi perkawanannya sama Tommy Winata dan taipan lain. Bukan hanya dengan yang nonpribumi. Sama pribumi juga banyak.

Belum lagi jaringan-jaringan 

BACA LANJUT: Kivlan Zen: Saya Nggak Dukung Prabowo Lagi, Mending Gatot Finansialnya Besar http://www.zamanow.com/kabar-ow/1364-kivlan-zen-saya-nggak-dukung-prabowo-lagi-mending-gatot-finansialnya-besar#ixzz5Cmr0iwgm

Syaitoon

SYAITON PUN TAKJUB TERHADAP AMIN RAIS

Oleh: Mayjen TNI (Purn) Saurip Kadi.

Alkisah, saking jengkelnya melihat kelakuan manusia, akhirnya Syaiton bermaksud menghadap Tuhan untuk mengajukan pensiun dini. Alasan yang digunakan sangat valid, karena belakangan ini dirinya sudah kalah kreatif dalam berbuat kejahatan, alias kewalahan menghadapi ulah manusia yang diluar batas kesyaetonan, dan kawatir dirinya ketularan kelakuan manusia. 
Dalam proposalnya, Syaiton kembali mengingatkan dialog antara Tuhan dengan dirinya dan juga Malaikat, yaitu ketika Tuhan hendak menjadikan Adam dari golongan manusia yang bunuh-bunuhan dan bikin kerusakan, untuk menjadi kholifah dimuka bumi, sebagaimana tertulis dalam Al-Qur’an.
Syaiton Sebagai Keseimbangan. 
Salah satu yang membikin Syaiton tersinggung, karena namanya dicatut untuk melabeli Partai Pendukung Jokowi, sebagaimana diungkapkan Amin Rais (AR), untuk membedakan dengan Partai yang mengusung nama Allah sebagai dagangannya. 
Kok ada ya sekelompok orang yang ngeyel tak berkesudahan, gagal jualan issue PKI, SARA, Tenaga Kerja Cina, ASING- ASENG dan KAOS kini bisa-bisanya mencatut namanya, gumam Syaiton muda. Apalagi dirinya disandingkan dengan Tuhan YMK yang menjadi junjungannya. Padahal dirinya saja, tidak akan pernah berani melakukan hal itu, kok AR berani amat, atau nekad yaa, gerutu Syaiton tua.
Kita harus tunduk patuh kepada Allah SWT untuk menjalankan perintah Nya, menggoda manusia sebagai mekanisme “cek and balance” / “yin dan yang” dalam kehidupan. Jangan ada yang ragu-ragu, tugas ini adalah tugas suci langsung dari Tuhan, begitu wejangan Eyang Syaiton kepada cucu-cucunya.
Presiden Jokowi Sebagai Sumber Kejengkelan Syaiton.
Sejujurnya, kejengkelan Syaiton bermula dari kelakuan Presiden Jokowi yang bikin bingung kaumnya. Bagaimana tidak, gara-gara Presiden Jokowi juga, anak cucunya banyak yang “jobless”, karena banyak praktek mafia dan kong kalikong masa lalu terhenti. Apalagi program infra struktur kini banyak yang stagnan, sebab sekonyong-konyong dihentikan oleh Presiden Jokowi sendiri, akibat aparatnya yang notabene “didikan” mafia peninggalan masa lalu, masih coba-coba korupsi. Lebih repot lagi kasus mega korupsi seperti BLBI, Century, E-KTP dan belakangan di Pertamina dibongkar. Semua tokoh yang terlibat adalah karib dekatnya.
Akhirnya, birokrasi binaan mafia yang dari dulu menjadi mitra Syaiton, kini sedang “wait and see”, menunggu apakah Jokowi dalam Pemilu 2019 bakal menang lagi atau tidak. Kalau mereka nurut kepada Presiden Jokowi, berarti tidak nurut sama boss mafia yang memeliharanya sejak mereka muda.
Syaiton juga tersinggung, karena sebagian aparat birokrasi yang ada, merasa bahwa Presiden Jokowi “tidak berdaya”, karena dikepung oleh lingkaran kekuasaan yang jauh lebih dahsyat dalam mensiasati aturan main, jual-beli perkara dan kriminalisasi, yang juga kepanjangan tangan mafia. 
Dan satu-satunya yang tidak habis dipikir oleh Syaiton, mengapa sudah 3,5 tahun masa pemerintahan Presiden Jokowi, kok untuk reformasi hukum dan birokrasi belum ada tanda-tanda perbaikan, moral aparatur birokrasi yang bobrok belum berubah, bahkan sebaliknya untuk sejumlah kasus, justru lebih buruk akibat kenekadan para aparatnya. 
Jangan Jualan Agama.
Syaiton menjadi kaget dan termangu-mangu ketika mendengar statemen AR yang berani-beraninya menggunakan nama yang diagungkan oleh makhluk alam semesta, yaitu Allah, Tuhan Yang Masa Esa, sebagai sebutan bagi partai-partai yang menjual agama, sebagai barang dagangannya.
Padahal sejahat-jahatnya Syaiton, tidak akan pernah berani menyamakan dirinya dengan Tuhan nya. Dan bagaimana kelak kalau atas ijin Allah SWT, dalam Pemilu 2019 yang menang justru Capresnya Partai Syaiton. Bukankah itu bakal menjatuhkan nama Allah, Tuhan Yang Maha Besar dan Maha Agung. Nekad betul AR, komentar Syaeton.
Lanjutkan Mas AR dengan rumus-rumus “persyaitonan” yang sesat, memang untuk jaman NOW dalam berpolitik rasanya gak pantes jualan agama, tapi apalah arti sebuah nama karena yang penting hasilnya bisa membawa NKRI menjadi jaya untuk rakyat.